Diduga SPBU 34.166.138, Adanya Kerjasama Mafia Pertalite Di Cimayang,Oknum LSM Meradang

waktu baca 2 menit
Kamis, 12 Mar 2026 13:17 143 Penulis : Mfs

Detikkasus.co.id, Bogor – Menindaklanjuti terkait aduan dari masyarakat diduga terkait adanya kerjasama dengan mafia pemain BBM Bersubsidi Jenis Pertalite yang beberapa waktu lalu telah di beritakan di media masa melalui pemberitaan online salah satunya dengan judul,: SPBU 34.166.138,Di duga Menjadi Sarang Mafia BBM Bersubsidi, Penjualan BBM Pakai Jerigen,Mobil di Modifikasi Pakai Mesin Sanyo.  , pada Selasa 10/03/2026,SPBU 34.166.13  yang terletak di Jl. Kapten Dasuki Bakri No.88, Cimayang, Kec. Pamijahan, Kabupaten Bogor, diduga kuat banyak melayani pembelian Pertalite menggunakan jerigen dengan mobil di modifikasi.Kamis (12/03/2026).

mengutip dari konfirmasi kepada pengawas (Supervisor) SPBU pada media online yang berjudul, :”Pengawas SPBU 34.16613 Cimayang Bantah Isu Jadi Ladang Kegiatan Ilegal”, “Kami tidak menutup diri terhadap pengawasan. Jika ada pihak yang ingin melakukan klarifikasi ataupun pengecekan langsung di lapangan, kami sangat terbuka. Yang jelas, kami ingin menjaga nama baik SPBU serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tambahnya.

Faktanya justru berbeda saat beberapa waktu lalu susahnya awak media mengkomfirmasi dan menemui pengawas SPBU di lokasi akan adanya praktik bisnis bbm Bersubsidi jenis Pertalite yang tidak tepat sasaran seakan dibenarkan oleh pengawas.

Di SPBU Pengawas belum juga datang dan jarang datang,dibenarkan oleh clening Servis (F) dan oprator SPBU (N) ,” Belum datang juga pak pengawasnya,dia ngga Nentu datangnya udah gitu jarang Dateng juga,ucapnya.

Ditempat terpisah Sekitar 50 meter tidak jauh dari lokasi SPBU sopir dari mobil yang sudah di modifikasi di lokasi pengisian bbm bersubsidi jenis pertalite saat dikonfirmasi terkait kepemilikannya mengatakan bahwa, “ini mobil milik dari pak G/J,” ujar sopir.

Oknum Pelaku Usaha berinisial (G/J) oknum wartawan media Online (R) dan Istrinya Membenarkan bahwa mobil yang sudah dimodifikasi membenarkan secara singkat, “Iya saya cuma ngisi 6 jerigen aja ko bang kaga banyak karna buat jual eceran disini setiap hari, diperbolehkan pakai 3 barkode setiap hari, banyak juga bang bukan saya aja yang seperti ini,jelasnya.

Anehnya, setelah ramainya  pemberitaan terkait SPBU di Cimayang itu, banyaknya pihak dari oknum-oknum yang mengatasnamakan media dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) mencoba membuat tepisan pemberitaan yang sudah beredar dimasyarakat atau publik.

Sampai berita ini diterbitkan pihak media detikkasus.co.id guna menjaga keberibangan pemberitaan sudah mencoba menghubungi melalu media elektronik pesan singkat via WhatsApp kepada operator untuk disampaikan kepada pengawas dan sudah mencoba berupaya menemui pengawas SPBU namun tidak membuahkan hasil sampai saat ini belum mendapatkan konfirmasi dan klarifikasi dengan ada dugaan tersebut.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA