Operasi Cipta Kondisi Jelang Ramadhan, Polsek Kemang Amankan Puluhan Botol Miras

waktu baca 3 menit
Rabu, 18 Feb 2026 09:11 82 Redaksi

Media mencatat indikasi adanya pemantauan lapangan oleh pihak terkait saat operasi berlangsung

 

KEMANG — Bogor, Rabu 17 februari 2026

 

Pelaksanaan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) Cipta Kondisi yang digelar Polsek Kemang Polres Bogor pada Selasa malam (17/02/2026) tidak hanya berujung pada penyitaan puluhan botol minuman keras (miras), namun juga memunculkan temuan menarik di lapangan. Operasi yang digelar menjelang bulan suci Ramadhan itu disinyalir telah terpantau oleh pihak-pihak tertentu yang diduga berkaitan dengan aktivitas usaha miras dan hiburan malam.

Operasi yang berlangsung di wilayah Kecamatan Kemang tersebut dipimpin oleh Perwira Pengawas IPDA M. Muryani, dengan melibatkan personel Polsek Kemang, Koramil Kemang, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Kemang. Sasaran operasi meliputi penertiban peredaran miras ilegal, pencegahan premanisme, serta antisipasi tindak pidana C3.

Dari hasil penyisiran sejumlah warung dan toko jamu, petugas berhasil mengamankan 60 botol minuman keras berbagai jenis dan merek. Barang bukti tersebut langsung diamankan ke Mapolsek Kemang untuk proses pendataan dan penindakan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Namun, di balik jalannya operasi tersebut, media di lapangan mencatat adanya indikasi pemantauan aktivitas aparat oleh pihak yang diduga memiliki keterkaitan dengan usaha miras dan hiburan malam. Beberapa individu terpantau berada di sekitar lokasi operasi, diduga berperan sebagai penghubung atau koordinator lapangan, yang secara aktif memantau pergerakan petugas serta situasi di sejumlah titik.

Meski demikian, tidak ditemukan adanya upaya penghalangan terhadap jalannya operasi. Aparat tetap melaksanakan tugas secara profesional dan terukur. Situasi lapangan terpantau aman dan terkendali hingga operasi berakhir.

Kapolsek Kemang AKP Yulita Heriyanti, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentoleransi praktik-praktik yang berpotensi mengganggu ketertiban umum, terlebih menjelang Ramadhan.

“Penertiban miras ini merupakan langkah pencegahan. Kami berkomitmen menjaga wilayah Kemang agar tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

Menurutnya, peredaran miras ilegal kerap berkaitan dengan munculnya penyakit masyarakat, termasuk aktivitas hiburan malam tidak berizin. Karena itu, pengawasan akan terus diperketat dan operasi cipta kondisi akan digelar secara berkelanjutan.

 

Kehadiran media yang memantau langsung jalannya operasi menjadi bagian dari kontrol publik terhadap upaya penegakan ketertiban.

 

Masyarakat pun berharap aparat tidak hanya berhenti pada penindakan sesaat, tetapi mampu menelusuri dan memutus mata rantai peredaran miras hingga ke level yang lebih terstruktur.

 

Dengan penyitaan puluhan botol miras dan terungkapnya indikasi pemantauan lapangan oleh pihak tertentu, operasi ini menjadi sinyal kuat bahwa penertiban miras di Kemang bukan sekadar formalitas. Aparat dan masyarakat kini menanti langkah lanjutan untuk memastikan wilayah tetap bersih dari praktik-praktik yang berpotensi merusak ketenangan sosial, khususnya dalam menyambut bulan suci Ramadhan.

 

 

 

 

 

 

 

 

( tim/ red )

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA