Detikkasus.co.id, Kabupaten Bogor – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, memberikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas keberhasilan pemerintah menjaga stabilitas harga bahan bakar minyak (BBM) dan memastikan ketersediaan pangan nasional di tengah tekanan konflik global yang memicu krisis di berbagai negara.
Di tengah ketidakpastian ekonomi global akibat konflik geopolitik, Indonesia dinilai mampu menunjukkan ketahanan yang kuat, khususnya dalam sektor energi dan pangan. Hal tersebut disampaikan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, yang menilai kebijakan pemerintah pusat berhasil menjaga keseimbangan pasokan dan harga

Menurut Rudy, sejumlah negara saat ini mengalami lonjakan harga BBM secara drastis bahkan mencapai lebih dari 100 persen, disertai kelangkaan pasokan yang berdampak langsung pada masyarakat. Namun, kondisi tersebut tidak terjadi di Indonesia.
“Di Indonesia, ketersediaan BBM di SPBU masih terjaga dengan baik dan harga relatif stabil tanpa lonjakan signifikan,” ujarnya.
Selain sektor energi, Pemerintah Kabupaten Bogor juga memastikan stabilitas harga kebutuhan pokok di tingkat daerah. Melalui koordinasi dengan perangkat daerah (SKPD), pemantauan rutin dilakukan di berbagai pasar tradisional.
Hasil pemantauan menunjukkan bahwa harga bahan pangan masih dalam kondisi terkendali dan tidak mengalami kenaikan signifikan.
“Alhamdulillah, untuk stok bahan pangan juga dipastikan aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat,” tegas Rudy.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa di tengah berbagai tantangan global, kekuatan utama bangsa Indonesia terletak pada persatuan dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat.
“Musuh utama bangsa kita adalah perpecahan. Karena itu, mari kita terus bersatu padu membangun bangsa, dimulai dari Kabupaten Bogor untuk Indonesia,” ungkapnya.
Pemerintah Kabupaten Bogor juga berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari penguatan fondasi pembangunan nasional di tengah dinamika global yang terus berkembang. (RED)
Tidak ada komentar