Komitmen Pelayanan Terbukti, Perumda Air Minum TJM Pulihkan Pasokan Air di Parungkuda dan Parakansalak

waktu baca 3 menit
Jumat, 5 Jun 2026 02:40 18 Biro Kab Sukabumi

Detikkasus.co.id|Sukabumi,Jum,at 5/6/2026– Perumda Air Minum Tirta Jaya Mandiri (TJM) Kabupaten Sukabumi kembali menunjukkan kesigapan dalam menangani gangguan layanan akibat bencana alam. Meski diterpa longsor yang merusak jaringan pipa transmisi di wilayah Cipanengah, Kecamatan Parakansalak, jajaran Perumda TJM langsung bergerak melakukan penanganan darurat demi menjaga pasokan air bersih bagi pelanggan.

Kepala Cabang Perumda TJM Parakansalak, Asep Ramdani menjelaskan bahwa gangguan distribusi air dipicu oleh longsor yang terjadi setelah luapan Sungai Cibuntu menggerus area di sekitar jalur pipa transmisi utama.

“Di lokasi terdapat dua jalur pipa transmisi dari Cibuntu, yaitu pipa berdiameter 8 inci untuk wilayah Parakansalak dan pipa 10 inci yang menyuplai wilayah Parungkuda serta sebagian Parakansalak,” ujar Asep.

Berdasarkan informasi yang diterima longsor terjadi pada Senin (1/6) sekitar pukul 23.00 WIB. Namun, kejadian tersebut baru diketahui petugas pada Selasa dini hari setelah dilakukan penelusuran akibat adanya gangguan distribusi air ke pelanggan.

Kerusakan terparah terjadi pada pipa transmisi berdiameter 10 inci yang menjadi jalur utama pasokan air ke wilayah Cabang Parungkuda. Akibatnya distribusi air ke sejumlah pelanggan di Kecamatan Parungkuda mengalami penurunan debit hingga gangguan aliran.

Sementara itu, pipa berdiameter 8 inci yang melayani pelanggan di wilayah Parakansalak masih dalam kondisi aman dan tetap berfungsi. Namun, sebagai langkah antisipasi, aliran sempat dihentikan sementara saat proses pemasangan penyangga untuk mencegah kerusakan yang lebih besar jika debit sungai kembali meningkat.

“Kami mengutamakan keselamatan jaringan. Karena kondisi tanah masih labil, pemasangan penyangga harus dilakukan secara hati-hati agar tidak terjadi longsor susulan,” jelasnya.

Sebagai bentuk respons cepat, Perumda TJM langsung menerjunkan tim teknis untuk melakukan penanganan darurat di lokasi. Selain memasang penyangga pada jaringan yang terdampak, perusahaan juga menyiapkan relokasi jalur pipa sekitar 25 meter dari titik longsor dan membangun jembatan pipa sementara agar suplai air kepada pelanggan tetap dapat berjalan.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga kontinuitas pelayanan sekaligus mengurangi dampak gangguan distribusi yang dirasakan masyarakat.

Wilayah yang terdampak gangguan distribusi di Kecamatan Parungkuda meliputi Desa Bojongkokosan Langensari, Parungkuda, dan Sundawenang. Sedangkan di Kecamatan Parakansalak, gangguan dirasakan hampir di seluruh wilayah, khususnya dari Bojonglongok ke arah bawah.

Meski terjadi gangguan, Perumda TJM memastikan kebutuhan dasar pelanggan masih dapat terpenuhi karena sebagian wilayah masih memperoleh pasokan dari sumber air lainnya. Oleh karena itu perusahaan belum menerapkan distribusi air menggunakan mobil tangki.

Perumda TJM juga mengapresiasi pengertian dan kesabaran pelanggan selama proses perbaikan berlangsung. Gangguan yang terjadi merupakan dampak kondisi cuaca ekstrem dan faktor alam yang tidak dapat diprediksi.

“Kami terus bekerja maksimal di lapangan agar distribusi air dapat kembali normal secepat mungkin. Mohon doa dan dukungan masyarakat agar proses perbaikan berjalan lancar,” tutup Asep.

Dengan langkah cepat dan komitmen pelayanan yang kuat, Perumda Air Minum Tirta Jaya Mandiri Kabupaten Sukabumi membuktikan keseriusannya dalam menjaga kebutuhan air bersih masyarakat, bahkan di tengah tantangan bencana alam yang terjadi.

(Sandra Wijaya)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA