Detikkkasus.co.id, Kota Langsa -Kelangkaan semen di pasaran Aceh dikeluhkan masyarakat dan para pelaku usaha konstruksi. Stok yang menipis membuat harga semen di sejumlah daerah naik dan distribusi proyek terhenti.
Menanggapi kondisi tersebut, anggota DPRK Aceh Timur, Mat Rais, SE, kepada media Detikkasus.co.id, Perwakilan Aceh, Sabtu, 11 Juli 2026 di Langsa, meminta Pemerintah Aceh bersama instansi terkait segera mengambil langkah untuk mengatasi kelangkaan semen agar tidak mengganggu pembangunan dan ekonomi warga.
“Kami menerima banyak laporan dari masyarakat bahwa semen sulit didapat di toko bangunan. Kalau dibiarkan, ini akan menghambat pembangunan rumah, infrastruktur desa, Revitalisasi Sekolah, dan Pembangunan gedung Koperasi Merah Putih Gampong (KDMG) sampai proyek pemerintah lainya,” ujar anggota DPRK Aceh Timur dari Partai Nasdem tersebut.
Lanjutnya, kelangkaan semen tidak saja terjadi di Aceh Timur, juga di Kota Langsa, kami dari Aceh Timur sampai ke Kota Langsa semen juga kosong tak ada barang, ucap Mat Rais, SE yang juga anggota Komisi IV yang membidangi pembangunan dan infrastruktur.
Menurutnya, kelangkaan ini diduga dipicu oleh keterlambatan distribusi dari pabrik, peningkatan permintaan, serta adanya penimbunan oleh oknum tertentu.
Ia mendesak Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh Timur ,dan Juga propinsi Aceh bersama Satgas Pangan dan pihak kepolisian untuk melakukan pengawasan distribusi dan mengecek gudang-gudang distributor. Pemerintah juga diminta berkoordinasi dengan produsen semen agar pasokan ke Aceh Timur kembali normal.
“Jangan sampai masyarakat kecil yang dirugikan. Pemerintah harus hadir memastikan harga stabil dan stok aman,” tegasnya.
Salah satu toko bangun di jalan Sudirman Kota Langsa sar ditanya media yang ini, semen untuk sementara ini Langsa, bahkan stok di tokonya juga kosong. Semen semua merek tidak ada stok, untuk harga semen saat di jual merek dynamic Rp. 70.000 perkantong, sementara semen Andalas dijual Rp.58.000, untuk semen merah putih di jual Rp.73.000 sampai Rp.75.000 rupiah, itu pun barang tidak ada masuk sudah dalam sebulan ini.
Warga berharap pemerintah segera turun tangan agar semen kembali tersedia dengan harga wajar di pasaran.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari distributor besar terkait penyebab pasti kelangkaan semen di Aceh. (AC.035)
Tidak ada komentar