oplus_2 Detikkasus.co.id|Sukabumi – Program ketahanan pangan yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Cibodas, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi, menjadi sorotan setelah kandang ternak yang menjadi lokasi program tersebut ditemukan dalam keadaan kosong saat didatangi awak media.
Berdasarkan keterangan penjaga kandang, Abah Dael, sebelumnya terdapat sekitar 50 ekor domba yang dipelihara dalam program tersebut. Namun ada domba yang mati 5 ekor sisa 45 ekor seluruh domba telah dijual menjelang Hari Raya Iduladha 2026.
“Semua domba sudah dijual sebelum Iduladha. Katanya nanti kandangnya mau diperbaiki,” ujar Abah Dael kepada wartawan.
Namun, hasil pantauan langsung di lokasi menunjukkan kondisi kandang masih terlihat kokoh dan belum tampak adanya aktivitas perbaikan. Kondisi tersebut menimbulkan tanda tanya mengenai alasan penjualan seluruh ternak dan keberlanjutan program ketahanan pangan tersebut.
Untuk memperoleh penjelasan, wartawan berupaya menghubungi Ketua BUMDes Desa Cibodas, Imam, melalui aplikasi WhatsApp. Panggilan terdengar berdering, namun hingga berita ini disusun yang bersangkutan belum memberikan respons maupun klarifikasi.
Publik pun menunggu keterbukaan dari pihak BUMDes mengenai:
*Ke mana hasil penjualan 45 ekor domba digunakan.
*Berapa nilai hasil penjualan tersebut.
*Apakah dana tersebut telah masuk dalam pembukuan BUMDes.
*Kapan program peternakan akan kembali berjalan.
Demi menjaga asas transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa, diharapkan pihak BUMDes maupun Pemerintah Desa Cibodas dapat memberikan penjelasan resmi kepada masyarakat agar tidak menimbulkan berbagai spekulasi.
Berita ini disusun berdasarkan hasil pantauan lapangan dan keterangan narasumber di lokasi. Redaksi memberikan hak jawab kepada Ketua BUMDes maupun Pemerintah Desa Cibodas apabila ingin memberikan klarifikasi atau penjelasan lebih lanjut sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
(Sandra Wijaya)
Tidak ada komentar