JAMBI — Rapat Kerja Wilayah (RAKERWIL) I Tani Merdeka Provinsi Jambi bukan sekadar agenda konsolidasi organisasi. Forum tersebut menjadi momentum untuk mempertegas fungsi pengawasan terhadap berbagai program pemerintah, khususnya program yang menyentuh langsung kepentingan petani dan masyarakat.Sabtu, 29 Agustus 2026
Satuan Tugas (SATGAS) Tani Merdeka Provinsi Jambi menegaskan, setiap program pertanian yang menggunakan anggaran dan fasilitas negara harus benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak serta dilaksanakan sesuai aturan.
Pengawasan dinilai penting untuk mencegah munculnya persoalan di lapangan, mulai dari ketidaktepatan sasaran penerima manfaat, persoalan penyaluran bantuan, hingga dugaan pelaksanaan kegiatan yang tidak sesuai dengan ketentuan.
Jangan sampai program yang seharusnya menjadi alat meningkatkan kesejahteraan petani justru berhenti di atas kertas atau hanya dinikmati segelintir pihak.
Komitmen tersebut mengemuka dalam RAKERWIL I Tani Merdeka Provinsi Jambi yang turut diisi dengan diskusi bersama Ketua Umum Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir.
Dalam forum tersebut, jajaran SATGAS Tani Merdeka Jambi menegaskan bahwa pengawasan bukan untuk mencari-cari kesalahan pemerintah maupun pelaksana program. Namun, pengawasan diperlukan sebagai bentuk kontrol masyarakat agar setiap program benar-benar berjalan transparan, tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan.
Pengawasan akan diarahkan pada sejumlah aspek penting, termasuk proses penyaluran bantuan, data penerima manfaat, pelaksanaan kegiatan di lapangan serta kesesuaian antara program yang direncanakan dengan realisasi.
MBG JUGA MASUK RADAR PENGAWASAN
Tak hanya sektor pertanian, Ketua Umum Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, memberikan penekanan khusus kepada seluruh jajaran Tani Merdeka di Provinsi Jambi untuk ikut mengawal pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Pesan yang disampaikan cukup tegas.
Seluruh jajaran diminta tidak sekadar menjadi penonton ketika program pemerintah berjalan di tengah masyarakat. Jika ditemukan adanya indikasi pelaksanaan yang tidak sesuai aturan, persoalan tersebut diminta segera disampaikan melalui mekanisme pengaduan yang benar.
“Kalau ada kegiatan yang menyalahi aturan, laporkan segera,” tegas Don Muzakir.
Pernyataan tersebut menjadi sinyal bahwa pelaksanaan program pemerintah di lapangan tidak boleh luput dari pengawasan publik.
Terlebih, program seperti MBG menyangkut kepentingan masyarakat luas dan menggunakan sumber daya negara. Karena itu, transparansi, kualitas pelaksanaan, ketepatan sasaran dan akuntabilitas menjadi hal yang tidak bisa ditawar.
SATGAS: PENGAWASAN HARUS BERBASIS DATA, BUKAN ASUMSI
SATGAS Tani Merdeka Provinsi Jambi menegaskan pengawasan akan dilakukan secara objektif dengan mengedepankan fakta dan data di lapangan.
Artinya, setiap dugaan persoalan tidak boleh hanya dibangun berdasarkan informasi sepihak. Temuan harus diverifikasi, didokumentasikan dan disampaikan melalui jalur yang tepat agar dapat ditindaklanjuti oleh instansi berwenang.
Namun di sisi lain, pemerintah dan para pelaksana program juga dituntut tidak alergi terhadap kritik dan pengawasan masyarakat.
Sebab, pengawasan publik sejatinya bukan ancaman. Justru menjadi bagian penting untuk memastikan uang negara dan program pemerintah benar-benar memberikan manfaat kepada rakyat.
RAKERWIL I Tani Merdeka Provinsi Jambi pun diharapkan tidak berhenti sebagai forum seremonial organisasi.
Momentum ini harus dibuktikan dengan kerja nyata di lapangan.
SATGAS Tani Merdeka Jambi ditantang untuk berani mengawal program, membuka persoalan yang ditemukan berdasarkan fakta, serta memastikan setiap laporan tidak berhenti sebagai kritik tanpa tindak lanjut.
Begitu pula pemerintah dan pelaksana program. Jika seluruh kegiatan telah berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran, pengawasan semestinya tidak perlu ditakuti.
Sebaliknya, jika ditemukan penyimpangan, jangan ditutup-tutupi. Laporkan, periksa dan tindak sesuai ketentuan.
Dengan demikian, keberadaan Tani Merdeka tidak hanya menjadi organisasi yang berbicara tentang pertanian, tetapi benar-benar hadir sebagai bagian dari kontrol masyarakat dalam memastikan program pemerintah berjalan transparan, tepat sasaran, dan berpihak kepada kepentingan rakyat.
Tidak ada komentar