Detikkasus.co.id, Langkat Aceh – Pena wartawan kembali berhadapan dengan ancaman.Kali ini giliran Hasrizal SH, pengurus PWI kabupaten Langkat yang menjadi target intimidasi.(25/08/2026).
Penyebabnya ;sederhana memberitakan dugaan kejanggalan proyek revitalisasi paving blok di SDN 054937 Alur Rejo dan SDN 056640 pelawi dalam Babalan.
Ancaman itu datang lewat telepon.Suara di seberang mengaku tidak suka dengan berita yang sudah tayang.Ia menuding pemberitaan itu “Salah”dan melontarkan ancaman akan melaporkan Hasrizal SH ke Polda Sumatera Utara.
Yang lebih mengejutkan, sipenelpon mengaku sebagai saudara kepala sekolah Siti onggun spd MPd Siregar yang di ketahui merangkap jabatan di dua sekolah tersebut.
“Dia bilang mau lapor ke Polda, ya silahkan.Justru lebih cepat anda laporkan, lebih baik,”jawab Hasrizal SH dengan nada datar namun tegas.selasa(25/8/2026)
Ini Soal Marwah profesi dan Uang Rakyat
Bagi Hasrizal, ancaman seperti ini bukan hal baru.Tapi tetap tidak bisa bisa di biarkan karena menyangkut Marwah profesi dan Uang negara.
“Kami wartawan PWI dilatih secara profesional.Setiap tulisan ada data, ada konfirmasi ke lapangan.Kalau merasa dirugikan ,ada hak jawab, silahkan tempuh jalur hukum, jangan main teror,”tegasnya.
Proyek revitalisasi di SDN 054937 Alur Rejo rangkap SDN 056640 pelawi dalam Babalan memang sempat di sorot.Dalam pemberitaan di singgung soal volume pekerjaan, kualitas paving blok,dan keluhan warga.
“Informasi ini bukan karangan.Itu hasil cek langsung ke lokasi dan wawancara dengan sumber“, jelasnya.
Alih-alih klarifikasi, yang muncul justru tekanan .Pola lama: kalau tidak suka berita, serang wartawannya.Ini proyek pakai uang negara publik berhak tahu.kalau proyeknya bagus, Kenapa takut ? Yang harus takut itu yang kerjanya tidak sesuai spek,’ucap Hasrizal tajam.
PWI Langkat: Menyerang Wartawan
= Menyerang Kemerdekaan PERS
Atas kejadian ini, Hasrizal bersama tim PWI Langkat sedang menghimpun bukti.Rekaman telepon, nomor OTK,dan kronologi sudah di amankan.Rencana pelaporan ke pihak kepolisian akan segera di lakukan.
PWI kabupaten Langkat pun menyatakan sikap tegas.Ini bukan menyerang Hasrizal pribadi.Ini menyerang kemerdekaan Pers.kami minta Polda Sumut dan Polres Langkat serius mengusut ujar ketua PWI Langkat.
Sampai berita ini di tulis,pihak sekolah dan OTk belum memberikan keterangan resmi.Hasrizal SH menutup dengan satu kalimat kunci;
“Ancaman tidak akan membuat kami diam fungsi kontrol harus jalan,”
Syah (Biro) Langkat
Tidak ada komentar