Detikkasus.co.id.BATAM. – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Batam menggelar sosialisasi kesehatan bertema pencegahan Hanta virus pada hari ini, Jumat (12/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di Klinik Rutan Kelas 11A Batam. ini dan diikuti oleh seluruh petugas dan perwakilan warga binaan sebagai upaya antisipasi dini terhadap potensi penularan virus yang ditularkan melalui tikus tersebut.
Kegiatan ini diawali dengan sambutannya, Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan Rutan Kelas 11A Batam .Rama Dina Umaro” menyampaikan bahwa sosialisasi ini merupakan langkah proaktif Rutan dalam menjaga lingkungan yang sehat dan aman. “Kami tidak hanya fokus pada keamanan dan pembinaan, tetapi juga kesehatan. Hanta virus perlu diwaspadai karena penularannya bisa terjadi di area yang kurang bersih. Rutan dengan kepadatan hunian menjadi prioritas utama kami untuk melakukan pencegahan,” ujarnya.
Kegiatan menghadirkan narasumber dari Team Dinas Kesehatan Kota Batam,salah satu perwakilan paparannya, ia menjelaskan bahwa Hanta virus menyebar melalui udara yang terkontaminasi kotoran, urine, atau liur tikus. Gejala awal mirip flu berat, namun bisa berkembang menjadi gangguan paru-paru akut (Hantavirus Pulmonary Syndrome/HPS).
“Pencegahan paling efektif adalah dengan menjaga kebersihan lingkungan, menutup celah akses tikus, serta melakukan pengelolaan sampah secara tertutup. Kami apresiasi Rutan Batam yang telah menjalankan program 3M (Menguras, Menutup, Mengubur) secara intensif selama dua bulan terakhir,” Pungkasnya dari team Dinas kesehatan Kota Batam.
Dalam simulasi yang dilakukan, petugas Rutan memperlihatkan teknik pembersihan area yang benar menggunakan disinfektan serta penggunaan alat pelindung diri (APD) seperti sarung tangan dan masker saat membersihkan area yang berpotensi terdapat kotoran tikus.
Selain sosialisasi, Rutan Batam juga mengumumkan akan membentuk tim “Satgas Tikus Rutan” yang bertugas melakukan inspeksi kebersihan rutin setiap pekan dan memasang perangkap tikus di titik-titik strategis.
Salah satu warga binaan, Rudi (nama samaran), mengaku terbantu dengan adanya sosialisasi ini. “Kami jadi lebih paham bahwa kebersihan bukan hanya urusan petugas, tapi tanggung jawab bersama. Sekarang saya dan teman-teman lebih rajin mengecek sudut-sudut sel,” katanya.
Kegiatan ditutup dengan pembagian poster edukasi dan cairan disinfektan ke setiap blok hunian. Rutan Batam berkomitmen untuk terus mengedukasi warga binaan dan petugas tentang penyakit menular serta pola hidup bersih dan sehat (PHBS) sepanjang tahun 2026.
YASIR.( KAPERWIL )
Tidak ada komentar