Direktur PT Disway Kalbar Media Diduga Menjadi Korban Penyerangan OTK di Kubu Raya

waktu baca 2 menit
Minggu, 17 Mei 2026 15:20 354 Redaksi : Rd

KALBAR,KUBU RAYA. Detikkasus co.id – Kasus dugaan intimidasi dan kekerasan terhadap unsur pimpinan media kembali terjadi. Adhitya Pangestu Putra, Direktur PT Disway Kalbar Media—perusahaan yang menaungi media cetak dan online Pontianak Info Disway—diduga menjadi korban penyerangan oleh Orang Tak Dikenal (OTK) pada Minggu 17/5/26 dini hari.

Insiden tersebut terjadi saat korban tengah melintas di kawasan Jalan Raya Desa Kampur, Kabupaten Kubu Raya. Akibat dari aksi penyerangan ini, kendaraan yang dikemudikan korban mengalami kerusakan cukup serius pada bagian kaca depan.

Kronologi Peristiwa :

Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, berikut adalah urutan kejadian berdasarkan fakta yang dilaporkan:

Peristiwa diperkirakan terjadi pada 17/5/26 Minggu dini hari. Tempat Kejadian Perkara (TKP) berada di Jln. Raya Desa Kapur menuju arah Simpang Empat, tepatnya di sekitar kawasan perumahan Lavender Hills.

Korban yang saat itu sedang berkendara tiba-tiba didekati oleh pelaku yang berboncengan menggunakan sepeda motor jenis bebek. Kendaraan roda dua tersebut diketahui telah dimodifikasi dan berkendara tanpa menyalakan lampu penerangan utama.

Pelaku kemudian melempar batu berukuran cukup besar ke arah kaca depan mobil korban hingga pecah dan berlubang, sebelum akhirnya melarikan diri membelah kegelapan malam.

Langkah Hukum dan Upaya Penyelidikan Polisi, Pasca-kejadian, Adhitya Pangestu Putra langsung mendatangi Markas Kepolisian Resor (Polres) Kubu Raya untuk membuat laporan polisi (LP). Langkah ini diambil agar perkara pengrusakan dan dugaan pengancaman ini dapat segera ditindaklanjuti secara hukum.

Guna mengungkap identitas pelaku, tim penyidik dari Polres Kubu Raya kini tengah melakukan olah TKP dan menyisir sejumlah kamera pengawas (CCTV) yang berada di sekitar rute pelarian pelaku, termasuk di area perumahan Lavender Hills.

Hingga saat ini, motif di balik aksi pelemparan tersebut masih dalam proses penyelidikan mendalam oleh pihak kepolisian. Korban sendiri berharap aparat penegak hukum dapat mengusut tuntas kasus ini, mengingat posisi korban sebagai pimpinan sebuah perusahaan media yang rentan terhadap gesekan informasi.

Tim|Redaksi Detikkasus co.id Pontianak

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA