Peredaran Rokok Ilegal di Kota Pontianak Kian Marak Beredar

waktu baca 2 menit
Selasa, 14 Apr 2026 09:10 49 Redaksi : Mfs

Detikkasus.co.id, Pontianak – Fenomena peredaran rokok ilegal atau rokok tanpa pita cukai di Kota Pontianak, Kalimantan Barat,terpantau semakin masif. Barang terlarang ini kini tidak lagi dijual secara sembunyi-sembunyi, melainkan sudah merambah ke warung-warung kecil di pinggiran kota hingga pusat keramaian. Berdasarkan pantauan tim di lapangan, rokok-rokok tanpa pita cukai ini diminati masyarakat

karena harganya yang sangat miring, jauh dibawah harga rokok resmi yang telah dikenakan cukai tinggi. Kondisi ekonomi masyarakat yang belum stabil diduga menjadi pemicu utama beralihnya konsumen ke rokok ilegal.

Para pelaku distribusi rokok ilegal ini menggunakan berbagai modus untuk mengelabuhi Aparat Penegak Hukum(APH).

“Seringkali yang ditangkap hanya pengecer kecil atau kurir truk di jalan raya. Sementara bos besar dan gudang utamanya seolah tak tersentuh. Ini yang membuat publik curiga ada koordinasi ?”

“Peredarannya sangat cepat. Stok biasanya masuk pada malam hari dan langsung didistribusikan ke kios-kios kecil. Kalau tidak segera ditindak, ini akan merusak ekosistem industri rokok legal dan tentu saja mengurangi pendapatan negara dari sektor cukai.

Masyarakat berharap pihak Bea Cukai dan aparat penegak hukum terkait di Khusus nya Kalimantan Barat, Pemerintah dapat memperketat pengawasan, terutama dijalur-jalur masuk pelabuhan dan perbatasan darat.

Hingga berita ini diturunkan, operasi pasarmemang terus dilakukan, namun jumlah rokok ilegal yang beredar seolah tak kunjung habis.

Diperlukan tindakan tegas dan sanksi berat bagi para distributor besar (mafia) rokok ilegal, bukan hanya sekadar menyasar pedagang eceran.

Masyarakat kini menuntut tindakan nyata, bukan sekadar seremonial pemusnahan barang bukti yang jumlahnya tak seberapa dibanding yang beredar. Perlu adanya pengawasan internal yang ketat ( internal Bea Cukai) untuk menyisir oknum-oknum yang mencoba mencari keuntungan pribadi di atas kerugian negara.

“Kami butuh keberanian pimpinan aparat untuk menindak anggotanya sendiri jika terbukti terlibat. Tanpa itu, Pontianak akan terus menjadi surga bagi mafia rokok ilegal,” tegas warga Pontianak yang resah dengan maraknya peredaran barang ilegal tersebut.

 

Penulis : Rd

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA