Detikkasus.co.id, Kota Langsa Aceh – Diduga Program bantuan usaha bagi masyarakat miskin dari Baitul Mal Kota Langsa Tahun 2025 lalu sampai saat ini warga pemohon belum menerima apapun dari Baitul mal Kota Langsa.
Tujuan utama Baitul Mal Kota Langsa rencana memberikan bantuan modal usaha adalah memberdayakan ekonomi mustahik (penerima zakat) agar mandiri, meningkatkan pendapatan usaha mikro, dan mengurangi kemiskinan. Bantuan ini berbentuk stimulus keuangan untuk mengembangkan usaha kecil, seperti menambah barang dagangan atau alat usaha, sehingga penerima tidak lagi bergantung pada bantuan sosial.
Diduga ratusan mustahik yang telah mengajukan permohonan modal usaha ke Baitul Mal Kota Langsa tahun 2025 lalu sampai saat ini belum menerima bantuan tersebut.
Salah seorang calon penerima bantuan modal usaha dari Baitul Mal Kota Langsa yang tidak bersedia namanya ditulis, Selasa, 22 April 2026 kepada media ini mengeluh,
” kami telah mengajukan permohonan modal usaha ke Baitul Mal Kota Langsa, dan sudah di survei oleh pihak Baitul Mal, dan surat keterangan tidak mampu pun sudah kita berikan, dan kami antar ke Kantor Baitul Mal Kota Langsa, namun bantuan itu tidak kami terima sampai terjadi banjir pada tanggal, 26 Nopember 2025, dan sampai bulan April 2026 tidak ada kabar dari pihak Baitul Mal Kota Langsa, kami sangat kecewa dengan Baitul Mal Kota Langsa, keluhnya.
Lanjutnya, saat banjir terjadi semua barang dagangan dalam kios rusak semua dan perlu modal lagi untuk mengisi kios, dan kami harap ada bantuan dari Baitul Mal sesuai dengan permohonan yang kami sampaikan, namun sampai mau habis bulan April 2026 ini tidak seorangpun perwakilan Baitul Mal Kota Langsa datang untuk melihat kondisi usaha kami, jadi untuk apa disurvei, dan untuk apa surat keterangan miskin di minta, pada akhir di tinggal begitu saja, keluhnya.
Warga mengatakan, rencananya kami akan menjumpai walikota Langsa, Jeffry Santana S Putra SE, untuk memohon bantuan modal usaha, kami sudah hancur modal, untuk mengisi kios ini pun harus berutang, kalau tidak kios kosong, “Ungkapnya.
Dan setelah banjir, kami juga ada mengajukan permohonan modal usaha UMKM ke Koperindag dan IKM Kota Langsa setalah banjir, namun sampai saat juga tidak ada kabar, apakah permohonan kami diterima atau ditolak.
Ketua Baitul Mal Kota Langsa, Muammar Qausar,S.Sos.I, saat dihubungi by WhatsApp menyebut dirinya berada di Warung Kopi “Pos Kopi” saat media ini mohon izin konfirmasi tentang bantuan modal usaha Mustahik langsung handphone di matikan, sehingga keterangan yang bersangkutan tidak berhasil di kumpulkan sampai berita ini di kirem ke redaksi.(Mustafa)
Tidak ada komentar