Masyarakat Kota Sungai Penuh Desak Walikota Bentuk BUMD Energi, Minta Lepas Ketergantungan dari PLN

waktu baca 2 menit
Minggu, 24 Mei 2026 03:15 37 Redaksi Jambi

KOTA SUNGAI PENUH – Pemadaman listrik bergilir yang terus terjadi di wilayah Kota Sungai Penuh memicu keresahan masyarakat. Warga mulai mendesak Pemerintah Kota Sungai Penuh untuk mencari solusi permanen dengan membangun inovasi energi terbarukan dan mengurangi ketergantungan terhadap layanan listrik dari PLN.

Sejumlah masyarakat menilai pelayanan listrik yang diterima saat ini tidak sebanding dengan kewajiban yang harus dipenuhi pelanggan. Menurut mereka, masyarakat selalu dituntut disiplin membayar tagihan, namun ketika listrik padam berjam-jam bahkan berulang kali, warga hanya menerima permintaan maaf tanpa kompensasi yang jelas.

“Kalau masyarakat telat bayar satu hari saja langsung ada ancaman pemutusan sambungan. Tapi kalau listrik padam terus menerus, masyarakat cuma dikasih permohonan maaf. Ini jelas merugikan,” ungkap salah seorang warga Sungai Penuh.

Kondisi tersebut dinilai berdampak besar terhadap aktivitas masyarakat, mulai dari usaha kecil, pekerjaan rumah tangga, pelayanan publik, hingga aktivitas ekonomi masyarakat yang bergantung pada pasokan listrik stabil.
Masyarakat pun meminta Walikota Sungai Penuh agar mulai memikirkan langkah besar dan berani melalui pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di sektor energi. Mereka berharap pemerintah daerah dapat mengembangkan energi pembaharuan seperti tenaga air, tenaga surya, maupun potensi energi lokal lainnya yang dianggap mampu menjadi solusi jangka panjang.

“Daerah kita punya potensi alam yang besar. Kenapa tidak mulai memikirkan pembangkit sendiri? Jangan selamanya bergantung penuh kepada PLN,” ujar warga lainnya.

Dorongan pembentukan BUMD energi ini juga dinilai sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kemandirian daerah sekaligus membuka peluang Pendapatan Asli Daerah (PAD) baru bagi Kota Sungai Penuh.

Warga berharap Walikota Sungai Penuh tidak hanya fokus pada penanganan sementara setiap kali terjadi pemadaman, namun mulai menyusun visi besar menuju kemandirian energi daerah.

“Kalau pemerintah serius, ini bisa jadi sejarah baru bagi Sungai Penuh. Energi mandiri bukan hal mustahil,” tegas masyarakat

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA