Mahasiswa IAIN Langsa Raih Juara 1 Agam dan Inong Duta Wisata Kota Langsa 2026 Yang Dilaksanakan Oleh Pemerintah Kota Langsa

waktu baca 4 menit
Kamis, 25 Jun 2026 16:11 110 Perwakilan Aceh

Detikkasus.co.id, Kota Langsa – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa. Dua mahasiswa Program Studi Hukum Tata Negara (HTN) berhasil mengharumkan nama kampus dengan meraih gelar Juara 1 Agam dan Inong Duta Wisata Kota Langsa 2026 pada malam final yang digelar, Rabu, 24 Juni 2026 malam.

Mahasiswi HTN semester 2, Raudhatul Hurin yang akrab disapa Erin, berhasil meraih gelar Juara 1 Inong Duta Wisata Kota Langsa 2026. Sementara itu, mahasiswa HTN semester 4, Muhammad Belva, berhasil dinobatkan sebagai Juara 1 Agam Duta Wisata Kota Langsa 2026.

Keberhasilan tersebut menjadi pengalaman berharga bagi keduanya, sekaligus menjadi bukti bahwa mahasiswa IAIN Langsa mampu berprestasi tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga dalam bidang pengembangan diri, budaya, dan pariwisata daerah.

Erin menceritakan, perjalanannya mengikuti ajang Agam/Inong Duta Wisata Kota Langsa berawal dari informasi yang disampaikan oleh pihak Fakultas Syariah. Setelah melalui proses pendaftaran, persiapan berkas, hingga mengikuti audisi, Erin berhasil melaju ke tahap enam besar dan menjalani masa karantina.

“Awalnya Erin mendapatkan informasi dari pihak Fakultas Syariah. Mulai dari persiapan berkas sampai technical meeting, Erin baru mulai memahami bagaimana proses ajang Agam Inong Langsa ini. Setelah masuk enam besar, kami mengikuti karantina dan banyak mendapatkan pembelajaran yang menjadi bekal saat malam final,” ujar Erin.

Menurut Erin, malam final menjadi salah satu momen yang paling berkesan baginya. Selain menjadi puncak dari seluruh proses yang telah dijalani, kesempatan tampil di hadapan masyarakat dan disaksikan langsung oleh Pemerintah Kota Langsa menjadi pengalaman yang tidak terlupakan.

“Rasanya sangat bangga dengan seluruh komitmen dan usaha yang sudah Erin keluarkan. Setelah terpilih menjadi pemenang, muncul juga rasa tanggung jawab karena sudah mulai menjalankan tugas sebagai tourism ambassador,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari keluarga, teman, hingga pihak kampus yang terus memberikan dukungan terhadap pengembangan potensi mahasiswa.

Dalam proses persiapan, Erin mengaku menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam mengatur waktu antara kegiatan karantina, persiapan materi penilaian, hingga kebutuhan teknis menuju malam final.

“Persiapannya cukup banyak, baik secara material maupun mental. Tantangannya adalah bagaimana mengatur waktu antara karantina, persiapan materi pribadi, dan berbagai kebutuhan lainnya agar semuanya bisa berjalan maksimal,” jelasnya.

Sementara itu, Belva mengungkapkan bahwa keikutsertaannya dalam ajang Agam Duta Wisata Kota Langsa 2026 bukan hanya tentang meraih gelar, tetapi juga menjadi wadah untuk belajar dan mengembangkan kapasitas diri sebagai generasi muda.

“Bagi saya, ajang ini bukan sekadar kompetisi, tetapi wadah pembelajaran untuk menjadi representasi pemuda yang mampu menjadi jembatan antara masyarakat, pemerintah, dan sektor pariwisata,” kata Belva.

Sebelum mengikuti ajang tersebut, Belva mempersiapkan diri dengan memperdalam pengetahuan mengenai sejarah Kota Langsa, destinasi wisata, budaya Melayu dan Aceh, serta isu-isu strategis terkait pengembangan pariwisata berkelanjutan. Ia juga meningkatkan kemampuan komunikasi, public speaking, kepemimpinan, dan kepercayaan diri.

Belva menilai pencapaian yang diraih merupakan hasil dari dukungan banyak pihak yang selalu memberikan motivasi selama proses berlangsung.

“Keberhasilan ini bukan hanya hasil kerja keras pribadi, tetapi juga berkat doa dan dukungan keluarga, sahabat, para dosen, serta semua pihak yang memberikan semangat. Bagi saya, kemenangan ini adalah amanah besar yang harus dijalankan dengan tanggung jawab,” ujarnya.

Sebagai Agam dan Inong Duta Wisata Kota Langsa 2026, Erin dan Belva berkomitmen untuk ikut memperkenalkan potensi wisata dan budaya Kota Langsa. Keduanya berharap generasi muda dapat mengambil peran dalam membangun daerah melalui kreativitas dan kolaborasi.

Erin menyampaikan bahwa generasi muda memiliki posisi penting sebagai penghubung berbagai elemen dalam pengembangan pariwisata.

“Generasi muda bisa menjadi penghubung kolaborasi antara masyarakat lokal, pelaku UMKM, pemerintah, sektor swasta, dan wisatawan untuk bersama-sama membuat pariwisata menjadi lebih baik,” pungkasnya.

“Generasi muda bisa menjadi penghubung kolaborasi antara masyarakat lokal, pelaku UMKM, pemerintah, sektor swasta, dan wisatawan untuk bersama-sama membuat pariwisata menjadi lebih baik,” pungkasnya.

Pelaksanaan Festival atau Pemilihan Agam Inong Kota Langsa merupakan ajang pencarian Duta Wisata yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Langsa melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata dan Ekonomi kreatif (Disporapar ekonomi kreatif) untuk mempromosikan pariwisata, budaya, dan ekonomi kreatif yang digelar di Aula Vitra Tirta convention Jalan Islamic Center Kota Langsa (Sumber Humas IAIN Langsa/AC .035)

Perwakilan Aceh

Mustafa
NIR : 035/RED/DK/2026
Phone +62 812 1554 8142

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA