Mafia BBM Bio Solar Bersubsidi, Kinerja APH di Pertanyakan Publik, Di Duga Terkesan Ada Main Dan Tutup Mata.

waktu baca 2 menit
Jumat, 10 Apr 2026 05:29 373 Redaksi : Mfs

Detikkasus.co.id, Bogor – Praktik mafia bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Bio solar Bersubsidi di Kabupaten Bogor kembali menjadi sorotan. Berawal dari laporan masyarakat yang khawatir dengan adanya aksi penjualan BBM bio solar bersubsidi yang sudah begitu lama menjual BBM Bio Solar Bersubsidi sama sekali tak tersentuh, yang beralamat FRHX+793, Jl. Sentul – Citeureup, Sentul, Kec. Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 16810, Padahal tempatnya hanya beberapa meter dari kantor desa Sentul berjualan secara terbuka, diduga kuat adanya kerjasama antar mafia BBM bio solar bersubsidi dengan aparat penegak hukum (APH), dikarenakan tempat tersebut sudah berjalan begitu lama dan terang-terangan. Kamis (09/04/2026).

Ditempat berbeda salah satu warga yang tidak mau menyebutkan namanya mengungkapkan dan menjelaskan,

 “Disamping kantor desa Sentul paling 10 meter Itu bengkel kedok doang, sudah bertahun-tahun dia dagang solar itu, didalemnya banyak solarnya dia ngambil ke beberapa SPBU Pertamina diwilayah Sentul dengan pengisian normal nanti dia kencing disitu, kayanya itu mobil back butut yang ada disamping warung dia jadi tempat Penimbunan nya, ” jelasnya ke awak media detikkasus.co.id.

Saat team investigasi detikkasus.co.id dilapangan bukan malah mendapat penjelasan yang lengkap tapi justru mendapatkan cacian dan makian yang didapat oleh yang diduga kuat sebagai pelaku utama mafia BBM Bio solar Bersubsidi.

 “Dari mana kau hah, wartawan apa kau, ngga usah banyak tanya kau aj**Ng, saya juga punya sodara wartawan, ini banyak solar mau apa kau, saya tidak takut, pergi kau kalau ngga pergi saya hantam kau bang**t, dari pagi saja baru makan ini kau, kau makan tuh hah,” ucapnya sambil melempar makanan kedepan awak media.

“Fakta-fakta di lapangan menunjukkan indikasi kuat penyalahgunaan BBM bersubsidi yang dilakukan secara sistematis oleh mafia BBM tersebut. Ironisnya, hingga kini aktivitas itu terkesan kebal hukum.

Informasi yang dihimpun di masyarakat juga mengarah pada dugaan adanya bekingan oknum aparat, yang membuat praktik pengisian dan distribusi solar subsidi di Sentul seolah tak tersentuh penegakan hukum.

Saat berita ini di turunkan Masyarakat dan berbagai elemen kini mendesak aparat penegak hukum serta lembaga terkait untuk tidak tinggal diam.

Investigasi menyeluruh dinilai mendesak dilakukan, tidak hanya untuk membongkar jaringan mafia BBM, tetapi juga membersihkan institusi negara dari oknum yang diduga terlibat, agar distribusi energi bersubsidi benar-benar tepat sasaran.

Upaya konfirmasi kepada pihak-pihak yang disebutkan, Pihak SPBU wilayah sentul, Muspika, Muspida dan termasuk aparat kepolisian wilayah hukum polres Bogor, masih terus dilakukan. Namun, belum ada pernyataan resmi yang menjawab secara substantif dugaan-dugaan tersebut.(RED)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA