oplus_0 Detikkasus.co.id, KABUPATEN TANGERANG – Aktivitas proyek pengurugan tanah di wilayah Ranca Dulang, Kabupaten Tangerang, memicu kemacetan panjang yang mengganggu arus lalu lintas di ruas Jalan Ranca Dulang hingga Pasir Barat, Minggu [24/5/2026].
Kemacetan terjadi sejak sore hari akibat sejumlah truk tanah yang parkir sembarangan di bahu dan sebagian badan jalan. Kondisi ini memaksa kendaraan lain berjalan merayap dan menimbulkan antrean panjang hingga beberapa kilometer.
Pantauan di lapangan menunjukkan sedikitnya 5-7 unit truk besar terparkir di sisi jalan tanpa pengaturan lalu lintas. Akibatnya, ruang gerak kendaraan roda dua dan empat menjadi terbatas, terutama saat berpapasan. Situasi semakin parah ketika hujan deras mengguyur lokasi. Tanah dari bak truk berjatuhan dan berserakan di badan jalan, membuat permukaan licin dan berpotensi membahayakan pengendara.
“ Macetnya parah banget Truk-truk itu parkirnya di jalan, nggak ada yang ngatur. Kami pengendara jadi susah lewat, apalagi kalau hujan begini licin, ” keluh salah satu warga pengguna jalan yang enggan disebutkan namanya.
Warga mengaku resah dengan kondisi tersebut. Namun, mereka mengaku tidak bisa berbuat banyak karena aktivitas bongkar muat tanah memang berlangsung di pinggir jalan. Banyak yang mempertanyakan apakah proyek ini sudah mengantongi izin dan mempertimbangkan dampak terhadap lalu lintas.
“ Entah apa yang dipikirkan pihak pengurugan. Mereka nggak mikirin pengguna jalan lain. Begini, ganggu banget, ” ujar warga lainnya.
Hingga berita ini ditayangkan, pihak pengelola proyek yang disebut bernama Bang Jaya belum memberikan klarifikasi. Upaya konfirmasi yang dilakukan awak media tidak mendapat respons.
Kondisi ini menimbulkan dugaan bahwa proyek berjalan tanpa manajemen lalu lintas dan koordinasi yang memadai dengan aparat terkait. Padahal, berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan, setiap kegiatan yang berpotensi mengganggu lalu lintas wajib memiliki rekayasa lalu lintas dan izin penggunaan jalan.
Warga berharap Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan kepolisian setempat segera turun tangan untuk menertibkan parkir liar truk tanah dan memastikan proyek berjalan sesuai aturan. Selain menertibkan, pembersihan material tanah yang berserakan di jalan juga dinilai mendesak untuk mencegah kecelakaan.
Kemacetan di ruas Ranca Dulang – Pasir Barat bukan pertama kali terjadi akibat aktivitas truk proyek. Jika tidak ditangani serius, situasi ini dikhawatirkan akan terus berulang dan mengganggu aktivitas warga sekitar.
Laporan: Sandy Purwanto
Tidak ada komentar