HEBOH!! Rumah Distributor Rokok Non Cukai Disorot, Muncul Sosok Mengaku Advokat/Pengacara.

waktu baca 3 menit
Jumat, 8 Mei 2026 10:50 132 Redaksi : Mfs

Detikkasus.co.id, Sukabumi – Rokok ilegal tanpa pita cukai masih ditemukan di sejumlah warung dan adanya salah satu rumah dipinggir persawahan dugaan penjualan rokok ilegal beralamat Jl. Kp Manglid, Cidahu, Kec. Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat 43358 Berinisial (D) diduga adalah satu pemasok-pemasok roko non cukai ke sejumlah warung yang ada diwilayah Sukabumi yang sampai sekarang masih memasok roko ilegal tersebut. (08/05)

menggegerkan publik. Sebuah rumah yang diduga menjadi tempat distribusi rokok non cukai mendadak menjadi sorotan warga setelah aktivitas mencurigakan di lokasi tersebut terendus masyarakat.

Situasi memanas ketika sejumlah warrga mulai mempertanyakan keluar masuknya barang yang diduga rokok tanpa pita cukai resmi. Di tengah sorotan dan ketegangan itu, suasana mendadak berubah dramatis saat muncul seorang pria dari dalam rumah yang mengaku sebagai advokat/pengacara berisial (S).

Warga pun  kaget serta melihat didalam ruangan salah satu kamar berisi rokok  non cukai sekitar 250Bal bermacam-macam merk” Diduga Juga banyak nya oknum Polisi Sektor maupun Resort Sukabumi, Oknum wartawan, Oknum alim ulama, dan turut serta Oknum Advokad/pengacara menerima jatah dari (D) diduga kuat pengepul sekaligus pemasok rokok non cukai.

Kemudian kemunculan sosok tersebut sontak memicu tanda tanya besar di tengah masyarakat. Bukannya memberikan penjelasan terkait dugaan aktivitas ilegal, pria tersebut justru disebut mencoba membangun narasi seolah lokasi itu berada dalam “perlindungan hukum”. Sikap itu malah membuat warga semakin curiga dan mempertanyakan: ada kepentingan apa di balik kemunculan mendadak sang pengaku advokat/pengacara?

“Udah saya suruh stop kang ngapain sih jualan begitu-begitu an, itu mobil bukan hasil dari rokok, nanti deh kalau emang beroperasi kembali saya kabarin, ada lah uang-uang rokok mah, saya titip sodara saya aja kang, “ungkapnya (S) seakan menutupi praktek ilegal tersebut.

“Kalau memang bersih, kenapa situasinya seperti ada yang ditutupi?” ujar salah seorang warga dengan nada geram.

Dugaan praktik peredaran rokok non cukai sendiri bukan persoalan sepele. Selain merugikan negara dari sektor pajak dan cukai, peredarannya juga dianggap merusak persaingan usaha legal yang taat aturan. Publik pun mendesak aparat penegak hukum agar tidak hanya diam dan segera turun tangan melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap aktivitas di rumah tersebut.

Yang lebih mengejutkan, menurut informasi warga sekitar, aktivitas bongkar muat di lokasi itu disebut sudah berlangsung cukup lama dan diduga berjalan secara tertutup. Kini masyarakat menunggu keberanian aparat untuk membuktikan apakah hukum benar-benar tajam ke bawah dan tidak tumpul ke atas.

Kasus ini pun menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Banyak pihak mempertanyakan, apakah kemunculan orang yang mengaku advokat itu murni pendamping hukum, atau justru bagian dari upaya membentengi dugaan bisnis ilegal yang sedang menjadi sorotan publik.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai legalitas barang yang diduga rokok non cukai tersebut. Namun satu hal yang pasti, sorotan publik kini semakin tajam dan tekanan terhadap aparat untuk bertindak semakin besar.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA