Dr. Herman Hofi Munawar: Penyaluran Beasiswa Bank Kalbar Adalah Manifestasi GCG dan Investasi Peradaban!

waktu baca 2 menit
Minggu, 10 Mei 2026 17:28 1221 Redaksi : Rd

Pakar hukum dan pengamat kebijakan publik senior, Dr. Herman Hofi Munawar, S.Pd., S.H., M.H., M.Si., MBA., C.Med., CPCD

PONTIANAK, Detikkasus co.id – Langkah Bank Kalbar dalam menyalurkan beasiswa pendidikan bagi putra-putri daerah mendapat sorotan positif dari pakar hukum dan pengamat kebijakan publik senior, Dr. Herman Hofi Munawar, S.Pd., S.H., M.H., M.Si., MBA., C.Med., CPCD. Ia menegaskan bahwa aksi ini merupakan eksekusi nyata dari prinsip Good Corporate Governance (GCG) yang sudah mendarah daging di tubuh bank pembangunan daerah tersebut.

Bukan Sekadar Simbolis, Tapi Kewajiban Strategis Menurut Dr. Herman Hofi, pemberian beasiswa ini jangan hanya dilihat sebagai seremonial tahunan. Ia menilai hal tersebut sebagai bentuk tanggung jawab sosial (TJSL) yang telah terinternalisasi sebagai ruh perjuangan dalam membangun investasi manusia di Kalimantan Barat.

“Ini adalah manifestasi strategis. Bank Kalbar membuktikan bahwa persoalan pendidikan bukan hanya urusan lembaga formal, melainkan tanggung jawab kolektif, terutama dunia usaha,” ujar Dr. Herman Hofi saat memberikan keterangannya.

Kemitraan Strategis Perbankan dan Pendidikan Lebih lanjut, praktisi hukum ini menjelaskan bahwa sektor perbankan dan dunia pendidikan merupakan mitra strategis yang tidak bisa dipisahkan. Mahasiswa dan siswa penerima beasiswa adalah aset masa depan yang akan menjadi motor penggerak ekonomi serta memperkuat iklim investasi daerah.

“Semakin tinggi kualitas SDM lokal, maka dunia usaha di Kalimantan Barat akan semakin sehat. Pendidikan adalah kunci pembuka pintu kesuksesan, dan Bank Kalbar telah mengambil peran sebagai mitra strategis pembangunan peradaban,” tambahnya.

Sentilan untuk BUMN dan Swasta: Jangan Jadi Beban!  Dr. Herman Hofi juga menekankan bahwa langkah Bank Kalbar harus menjadi benchmark atau tolok ukur bagi perusahaan lain yang beroperasi di Kalimantan Barat, baik skala BUMN maupun swasta. Ia mengingatkan agar dunia usaha tidak memandang kepedulian pendidikan sebagai “beban biaya”.

“Kepedulian terhadap pendidikan adalah investasi jangka panjang untuk memperkuat daya saing daerah secara kolektif. Warga Kalbar kini menunggu langkah nyata dari dunia usaha lainnya. Bank Kalbar sudah memulai, yang lain kapan?” cetusnya dengan nada tegas”

Harapan Masyarakat Kalbar Menutup keterangannya, Dr. Herman Hofi menyatakan bahwa masyarakat menaruh harapan besar agar komitmen seperti ini terus konsisten dilakukan. Dengan SDM yang unggul, Kalimantan Barat akan mampu bersaing di kancah nasional maupun internasional, berkat dukungan nyata dari lembaga keuangan yang peduli pada masa depan generasi muda.

Wawancara eksklusif Detikkasus co.id

Redaksi: Detikkasus co.id Kalbar

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA