Masyarakat Kota Langsa Minta Pemerintah Aceh Selesaikan Pembangunan RS Regional Langsa, Sudah Sepuluh Tahun Mangkrak

waktu baca 2 menit
Selasa, 30 Jun 2026 12:04 100 Perwakilan Aceh

Detikkqsus.co.id, Kota Langsa – Masyarakat Kita Langsa meminta Pemerintah Aceh segera selesaikan pembangunan Rumah Sakit Umum Regional Langsa yang sudah mangkrak lebih sepuluh tahun.

Penulusuran media Detikkasus co.id perwakilan Aceh dari berbagai sumber, Selasa 30 Juni 2026, Pembangunan fisik Rumah Sakit Regional Langsa secara resmi dimulai pada tahun 2016 dengan menggunakan dana otonomi khusus (Otsus) Provinsi Aceh.

Rumah sakit yang dirancang sebagai pusat rujukan regional untuk wilayah Kota Langsa, Aceh Timur, dan Aceh Tamiang ini direncanakan memakan total anggaran sebesar Rp 1,2 Triliun hingga 1,3 triliun. Sejarah dan perkembangan pembangunan RS Regional Langsa meliputi beberapa fase penting:Tahap Awal (2016). Tahap pertama pembangunan infrastruktur Rumah Sakit Regional dimulai untuk menjawab urgensi daya tampung RSUD Kota Langsa. Dalam perjalanan pembangunannya kendala Anggaran sejak tahun 2020 sampai 2022.

Proyek pembangunan sempat berjalan lambat karena alokasi dana Pemerintah Aceh yang terbatas. Dana yang dikucurkan sekitar Rp 50 miliar per tahun membuat progres pengerjaan berjalan tersendat-sendat. Status kini mangkrak sejak tahun 2023.

Setelah menghabiskan dana lebih dari Rp 160 miliar, pembangunan sempat terhenti dan mangkrak dengan kondisi fisik yang baru mencapai sekitar 40%. Hal ini mendorong Pemerintah Kota Langsa untuk melaporkannya ke Pemerintah Pusat agar proyek bisa dilanjutkan.

Kelanjutan proyek terus diperjuangkan oleh pemerintah daerah dan legislatif karena fasilitas ini sangat vital untuk meminimalisir rujukan pasien yang menumpuk.

Salah seorang masyarakat yang belum diketahui namannya kepada media ini menyebutkan, akibat mangkrak terlalu lama kondisi bangunan rumah sakit tersebut di tumbuhi semak belukar, seluruh pagar pagar bagian depan rumah sakit ini sudah ditumbuhi rumput sehingga tidak terlihat sebagian pagarnya yang terbuat dari besi, jika dibiarkan ditutupi rumput liar, kondisi besi rangkanya bisa berkarat, sebutnya.

Lanjutnya, beberapa hari lalu beberapa oknum masyarakat telah melakukan pencurian benda milik rumah sakit tersebut dengan cara merusak lantai dan mengambil granit lantai rumah sakit tersebut. Kami sebagai masyarakat sekitar meminta Pemerintah Daerah (Pemda) Aceh segera selesaikan pembangunan Rumah Sakit Regional Langsa itu tersebut harapan masyarakat.

Masyarakat lain, Anto, juga menilai kondisi bangunan rumah sakit tersebut sudah seperti sarang hantu, pada malam hari gelap gulita, dan tanpa ada penjaga di lokasi bangun, sepertinya pemerintah Aceh tidak punya niat lagi untuk melanjutkan pembangunannya. (AC.035)

Perwakilan Aceh

Mustafa
NIR : 035/RED/DK/2026
Phone +62 812 1554 8142

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA