Detikkasus.co.id| SUKABUMI – Aksi pencurian kembali meresahkan warga Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi. Kali ini, kawanan maling beraksi pada siang hari dengan menyasar rumah kontrakan/kos milik Ibu Ejer yang berada di Kampung Sundawenang RT 27 RW 11, seberang Klinik Altha Medika, samping rel kereta api.Rabu 22/7/2026
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh salah seorang penghuni kos bernama Fitri. Saat pulang,ia melihat jendela kamarnya terbuka tidak seperti biasanya. Ketika pintu kamar dibuka, kondisi di dalam sudah berantakan. Sebuah televisi 32 inci beserta kardusnya dan sejumlah uang miliknya dilaporkan telah raib.
Di kamar lain yang dihuni Cindy, pelaku juga berhasil membawa kabur perhiasan beserta surat-surat nya, Dari hasil pendataan sementara, sedikitnya Tujuh kamar kos diduga menjadi sasaran aksi pencurian tersebut.
Warga sekitar menduga pelaku telah mengetahui aktivitas para penghuni yang mayoritas sedang bekerja sehingga leluasa menjalankan aksinya pada siang hari. Menurut warga, kawasan tersebut juga kerap menjadi lokasi pencurian. Minimnya pengawasan dan belum adanya kamera pengawas (CCTV) diduga menjadi salah satu faktor yang dimanfaatkan pelaku.
Atas kejadian itu, para korban langsung melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Parungkuda.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Parungkuda, AKP Erman, S.H., langsung memerintahkan jajaran Unit Reskrim untuk bergerak cepat menuju lokasi. Anggota Reskrim Polsek Parungkuda diterjunkan guna melakukan pengecekan Tempat Kejadian Perkara (TKP), mengumpulkan keterangan para saksi, serta melakukan olah TKP sebagai bagian dari proses penyelidikan.
Kapolsek Parungkuda, AKP Erman, S.H., menegaskan bahwa pihaknya akan mengusut tuntas kasus tersebut. Polisi juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama pemilik rumah kontrakan dan kos-kosan, dengan memperkuat sistem keamanan lingkungan, memasang kamera pengawas (CCTV), serta mengaktifkan kembali ronda malam.
Akibat kejadian tersebut, para korban diperkirakan mengalami kerugian hingga jutaan rupiah. Hingga berita ini diterbitkan, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas serta memburu pelaku pencurian.
(Sandra Wijaya)
Tidak ada komentar