Inovasi SMPN 21 Kota Pontianak, Gelar Pendampingan TBTQ Intensif Guna Berantas Buta Aksara Al-Qur’an dan Bentuk Karakter Religius Siswa

waktu baca 3 menit
Senin, 8 Jun 2026 05:05 417 Redaksi : Rd

PONTIANAK, Detikkasus.co.id – Dalam upaya meningkatkan literasi keagamaan dan membentuk generasi muda yang berkarakter islami, SMP Negeri 21 Kota Pontianak meluncurkan sebuah program inovatif bernama Pendampingan TBTQ (Tulis Baca Al-Qur’an) Intensif. Program ini dirancang khusus sebagai solusi nyata untuk mendampingi para peserta didik yang dinilai belum lancar atau belum mampu membaca dan menulis Al-Qur’an sesuai dengan kaidah tajwid yang benar.

Kepala SMP Negeri 21 Kota Pontianak, Aryani, M.Pd., menegaskan bahwa inovasi ini lahir dari hasil pemetaan dan evaluasi internal sekolah terhadap kemampuan literasi keagamaan siswa. Pihak sekolah mendapati masih adanya sejumlah peserta didik yang membutuhkan bimbingan lebih dalam membaca kitab suci, sehingga diperlukan penanganan yang serius dan terarah.

“Inovasi Pendampingan TBTQ Intensif ini adalah bentuk tanggung jawab moral dan akademis kami di sekolah. Kita tidak ingin ada anak-anak kita yang lulus namun masih buta aksara Al-Qur’an. Oleh karena itu, melalui program ini, kami hadir mendampingi mereka dari dasar agar memiliki bekal spiritual yang kuat,” ujar Aryani, M.Pd. saat memberikan keterangan resmi (08/06/2026) kepada media ini.

Metode Berkelanjutan dan Sistematis

Untuk memastikan efektivitasnya, pelaksanaan program Pendampingan TBTQ Intensif ini dilakukan secara terstruktur dan berkelanjutan. Sebelum bimbingan dimulai, para peserta didik terlebih dahulu dipetakan dan dikelompokkan berdasarkan tingkat kemampuan masing-masing.

Aryani, M.Pd. menambahkan bahwa sistem pengelompokan ini sangat penting agar pendekatan pembelajaran menjadi lebih personal, tepat sasaran, dan sesuai dengan kebutuhan serta kapasitas serap masing-masing anak.

Aktivitas di lapangan dikemas secara interaktif dan tidak monoton. Proses bimbingan tidak hanya melibatkan peran aktif guru pendidikan agama Islam, melainkan juga menerapkan metode tutor sebaya, di mana siswa yang sudah mahir ikut mendampingi temannya yang masih belajar.

Adapun materi bimbingan yang ditekankan dalam kegiatan ini meliputi:

  • Latihan intensif membaca Al-Qur’an (tartil dan fashohah).

  • Pembelajaran ilmu tajwid dasar secara praktis.

  • Latihan menulis (khath) huruf-huruf hijaiyah hingga potongan ayat Al-Qur’an dengan rapi dan benar.

Menumbuhkan Karakter Religius Sejak Dini

Dampak dari inovasi Pendampingan TBTQ Intensif ini tidak hanya diukur dari aspek kognitif atau kemampuan teknis membaca semata. Lebih jauh, program strategis ini terbukti mampu menumbuhkan nilai-nilai karakter positif pada diri siswa, seperti peningkatan kedisiplinan, rasa tanggung jawab, serta menanamkan rasa cinta yang mendalam terhadap Al-Qur’an.

Kepala Sekolah berharap besar program inovatif ini dapat terus konsisten berjalan secara berkelanjutan di bawah komitmen bersama seluruh warga sekolah. Target utamanya adalah melahirkan generasi muda yang seimbang antara kecerdasan intelektual dan emosional-spiritual.

Melalui inovasi TBTQ Intensif ini, diharapkan seluruh peserta didik SMP Negeri 21 Kota Pontianak nantinya mampu membaca dan menulis Al-Qur’an dengan fasih, serta mampu mengimplementasikan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya ke dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari.

Reporter: (Kabiro Kota Pontianak/Lukman,SH.)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA