JOMBANG,detikkasus.co.id – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam sejumlah elemen kemahasiswaan di Kabupaten Jombang menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kabupaten Jombang, Jumat (19/6/2026) sore. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap pemerintah dan DPRD yang dinilai belum memiliki program maupun kebijakan konkret untuk menyelamatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang terdampak kenaikan harga BBM serta melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.
Dalam aksi tersebut, para mahasiswa membawa berbagai poster dan spanduk berisi tuntutan agar pemerintah daerah segera mengambil langkah nyata guna melindungi keberlangsungan usaha masyarakat kecil yang saat ini menghadapi tekanan ekonomi cukup berat.
Koordinator aksi menyampaikan bahwa kenaikan harga BBM telah memicu peningkatan biaya produksi dan distribusi yang harus ditanggung para pelaku UMKM. Di sisi lain, pelemahan nilai tukar rupiah turut berdampak pada kenaikan harga bahan baku dan kebutuhan usaha yang sebagian masih bergantung pada produk impor.
“UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah. Namun hingga saat ini kami belum melihat adanya kebijakan yang benar-benar berpihak kepada pelaku usaha kecil yang terdampak situasi ekonomi tersebut,” ujar salah satu perwakilan mahasiswa saat berorasi.
Massa aksi mendesak DPRD Kabupaten Jombang untuk lebih aktif menjalankan fungsi pengawasan dan mendorong lahirnya kebijakan yang mampu membantu UMKM bertahan di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu. Selain itu, mahasiswa juga meminta pemerintah daerah menyiapkan program bantuan, pendampingan usaha, kemudahan akses permodalan, serta langkah strategis untuk menjaga daya beli masyarakat.
Aksi berlangsung dengan pengawalan aparat kepolisian dan Satpol PP. Sejumlah perwakilan mahasiswa kemudian diterima untuk menyampaikan aspirasi kepada pihak DPRD Kabupaten Jombang.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Mahasiswa berharap aspirasi yang disampaikan tidak hanya menjadi bahan diskusi, tetapi juga ditindaklanjuti melalui kebijakan nyata yang dapat membantu UMKM dan masyarakat kecil menghadapi tantangan ekonomi saat ini.(Naiy)
Tidak ada komentar