Menteri Lingkungan Hidup dorong Jombang jadi percontohan pengelolaan sampah berbasis Komposting dan Ekonomi Sirkular

waktu baca 2 menit
Kamis, 16 Jul 2026 02:14 55 JBG Ynie

JOMBANG,detikkasus.co.id – Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Moh. Jumhur Hidayat, melakukan kunjungan kerja ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Banjardowo, Kabupaten Jombang, Rabu (15/7/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat transformasi pengelolaan sampah menuju sistem yang lebih modern, ramah lingkungan, dan berbasis ekonomi sirkular.

Kegiatan yang dipusatkan di Gedung Komposting TPA Banjardowo itu dihadiri Wakil Bupati Jombang M. Salmanudin (Gus Salman), Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jombang Miftahul Ulum, Direktur Penanggulangan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup, Kepala Pusat dari Yogyakarta, jajaran Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur, serta sejumlah pejabat pemerintah dan tamu undangan.

Rangkaian acara diawali dengan penyambutan rombongan Menteri, dilanjutkan pemaparan kondisi pengelolaan TPA Banjardowo, sambutan Kepala DLH Jombang, Wakil Bupati Jombang, hingga arahan Menteri Lingkungan Hidup.

Dalam paparannya, Kepala DLH Jombang menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Jombang terus memperkuat sistem pengelolaan sampah melalui pengembangan fasilitas komposting di TPA Banjardowo. Program tersebut ditujukan untuk menekan volume sampah organik yang masuk ke TPA sekaligus menghasilkan kompos yang dapat dimanfaatkan sektor pertanian.

Wakil Bupati Jombang, Gus Salman, menegaskan bahwa persoalan sampah tidak dapat diselesaikan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

“Kami terus meningkatkan kualitas pengelolaan sampah melalui inovasi, edukasi masyarakat, serta penguatan sarana dan prasarana. Dukungan pemerintah pusat menjadi semangat bagi Kabupaten Jombang untuk terus berbenah menuju pengelolaan sampah yang berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup Moh. Jumhur Hidayat menekankan bahwa pengelolaan sampah harus meninggalkan pola lama yang hanya berorientasi pada pembuangan akhir. Menurutnya, sampah harus dipandang sebagai sumber daya yang memiliki nilai ekonomi apabila dikelola melalui konsep ekonomi sirkular.

Ia mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Jombang yang telah mengembangkan pengolahan sampah berbasis komposting sebagai salah satu solusi efektif dalam mengurangi timbunan sampah organik sekaligus menciptakan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Usai memberikan arahan, Menteri bersama rombongan meninjau langsung fasilitas komposting serta proses pengelolaan sampah di kawasan TPA Banjardowo. Peninjauan tersebut menjadi bagian dari evaluasi implementasi kebijakan pengelolaan sampah di daerah sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten.

Kunjungan kerja Menteri Lingkungan Hidup ini diharapkan menjadi momentum penting bagi Kabupaten Jombang untuk mempercepat transformasi sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan. Melalui penguatan komposting, pengurangan sampah dari sumbernya, serta penerapan ekonomi sirkular, Jombang diharapkan mampu menjadi salah satu daerah percontohan dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan bernilai ekonomi.(Naiy)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA