Proyek Peninggian Jalan Sei Pinyuh – Sebadu Rp17,3 Miliar Disorot, Hanya Garap 500 Meter?

waktu baca 2 menit
Minggu, 31 Mei 2026 01:24 446 Redaksi : Rd

Warga Desak PPK Satker PJN Kalbar Transparan

KALIMANTAN BARAT, Detikkasus co.id – Alokasi anggaran negara untuk pembangunan infrastruktur kembali menjadi sorotan tajam masyarakat. Kali ini, proyek peninggian badan jalan pada ruas Jalan Sei Pinyuh – Sebadu, Provinsi Kalimantan Barat, memicu tanda tanya besar terkait efisiensi dan rincian anggarannya.

Berdasarkan papan informasi proyek yang terpasang di lokasi, paket pekerjaan ini berjudul “Penanganan Banjir (Peninggian Badan Jalan) Ruas Sei Pinyuh – Sebadu” dengan nomor kontrak bertanggal 06 Februari 2026. Proyek ini didanai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026 dengan nilai kontrak yang cukup fantastis, yakni sebesar Rp 17.313.169.763,00 (Rp 17,3 Miliar).

Fisik Lapangan Diduga Hanya 500 Meter, Dari hasil pemantauan dan investigasi tim di lapangan, besarnya nilai proyek tersebut dinilai tidak sebanding dengan panjang penanganan fisik jalan yang terlihat, yang diduga hanya berkisar 500 meter.

Secara teknis, item pekerjaan yang sedang berjalan meliputi: Peninggian badan jalan dengan material Lapis Pondasi Bawah (LPB), Lapis Pondasi Atas (LPA), Lapis Pondasi Campuran (LPC)

Pekerjaan pengecoran beton pada bagian berm atau bahu jalan., Meskipun melibatkan material struktur berlapis, jomplangnya perbandingan antara panjang jalan yang ditangani dengan total anggaran Rp17,3 Miliar tetap memunculkan riak di tengah masyarakat. Sejumlah warga setempat secara terbuka berharap adanya transparansi menyeluruh dari pihak penyelenggara proyek.

PPK Satker PJN Wilayah I Kalbar Masih Bungkam,Guna keberimbangan berita dan keterbukaan informasi publik sesuai UU No. 14 Tahun 2008, upaya konfirmasi telah dilayangkan kepada pihak terkait.

Namun, hingga berita ini diturunkan, pihak Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satker PJN Wilayah I Kalimantan Barat selaku penanggung jawab kegiatan, masih bungkam dan belum memberikan keterangan ataupun klarifikasi resmi mengenai aspek perencanaan teknis, pengawasan, maupun realisasi anggaran proyek tersebut.

Tim Investigasi detikkasus.co.id akan terus mengawal dan memantau perkembangan proyek APBN ini demi memastikan uang rakyat digunakan secara tepat guna, transparan, dan akuntabel.

(Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA