Polda Kalbar Sebut Hoaks, IPW Justru Ungkap Mantan Kapolda Kalbar Diperiksa Propam Mabes Polri

waktu baca 2 menit
Minggu, 7 Jun 2026 22:59 470 Redaksi : Rd

Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol Pipit Rismanto.

PONTIANAK,Detikkasus co.id – Isu mengenai dugaan pemeriksaan terhadap mantan Kapolda Kalimantan Barat (Kalbar), Irjen Pol Pipit Rismanto, oleh Divisi Profesi dan Pengamanan (Div Propam) Mabes Polri terus menggelinding dan menjadi sorotan publik.

Meski sebelumnya sempat dibantah dan disebut sebagai informasi hoaks oleh pihak internal, pernyataan terbaru dari Indonesia Police Watch (IPW) justru kembali memantik tanda tanya besar di tengah masyarakat.

Sebelumnya, polemik ini mencuat seiring tertundanya proses Serah Terima Jabatan (Sertijab) Irjen Pol Pipit Rismanto. Muncul narasi spekulatif yang mengaitkan penundaan tersebut dengan kasus penangkapan seorang pengusaha bauksit oleh tim PKH Kejaksaan Agung (Kejagung).

Klarifikasi Internal: Masalah Administrasi dan Kenaikan Pangkat

Merespons isu yang beredar, seorang pejabat teras Pengamanan Internal (Paminal) Polda Kalbar yang mendapatkan tugas khusus memberikan klarifikasi menegaskan bahwa rumor keterkaitan kasus bauksit tersebut sama sekali tidak benar.

Menurut sumber tersebut, Irjen Pol Pipit Rismanto sebenarnya mendapatkan amanah baru untuk mengemban tugas sebagai Kapolda Jawa Barat (Jabar), menggantikan Irjen Pol Rudi Setiawan yang dimutasi menjadi Pati Bareskrim Polri.

“Tertundanya proses pelantikan disebabkan karena Kapolda Jawa Barat sedang menunggu persetujuan kenaikan pangkat menjadi bintang tiga, dan prosesnya masih menunggu persetujuan Presiden,” ungkap pejabat Paminal tersebut, Jumat (5/6/2026).

Pihaknya menambahkan bahwa saat ini proses pergantian di Polda Jabar masih harus menyelesaikan tahapan administrasi struktural di wilayah penugasan yang baru.

IPW Ungkap Informasi Pemeriksaan, Namun, situasi terkait teka-teki ini justru semakin berkembang. Ketua Indonesia Police Watch (IPW) baru-baru ini mengungkap adanya data dan informasi mengenai pemeriksaan terhadap jenderal bintang dua tersebut oleh Propam Mabes Polri.

Pernyataan dari IPW ini langsung memicu dualisme informasi di ruang publik. Di satu sisi, pihak Polda Kalbar menyatakan bahwa isu pemeriksaan adalah hoaks dan murni keterlambatan administrasi kepangkatan. Di sisi lain, lembaga pengawas kepolisian (IPW) justru mengonfirmasi adanya pergerakan dari Div Propam Mabes Polri.

Hingga berita ini diturunkan, publik masih menunggu kepastian dan keterbukaan informasi resmi dari Mabes Polri guna meluruskan simpang siur yang terjadi, demi menjaga transparansi dan kredibilitas institusi Korps Bhayangkara.

(Tim/Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA