Ketua Ormas LAKI Aceh Timur Soroti Minimnya Transparansi Proyek Renovasi Sekolah Pasca Banjir

waktu baca 2 menit
Jumat, 24 Apr 2026 03:17 35 Perwakilan Aceh
Aceh Timur
Ketua Lembaga Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Aceh Timur, Saiful Anwar, mendesak Dinas Pendidikan Provinsi Aceh dan Dinas Pendidikan Aceh Timur untuk segera memberikan klarifikasi terkait penggunaan anggaran renovasi sekolah pasca banjir.
Sorotan ini muncul setelah banyak sekolah di wilayah Aceh Timur diketahui telah melaksanakan kegiatan rehabilitasi tanpa memasang papan informasi proyek hingga saat ini. Kondisi tersebut dinilai melanggar prinsip keterbukaan informasi publik yang di atur dalam UU KIP nomor 14 tahun 2008, dan menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat (Publik).
Saiful Anwar, menegaskan bahwa papan informasi proyek merupakan kewajiban yang harus dipenuhi sebagai bentuk transparansi, mencakup nilai anggaran, sumber dana, serta pelaksana kegiatan.
“Ketika papan informasi tidak dipasang, publik wajar curiga. Ini menyangkut anggaran negara yang harus dipertanggungjawabkan secara terbuka,” ujarnya.
Ia juga meminta Dinas Pendidikan Provinsi Aceh untuk segera turun ke lapangan melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap seluruh proyek yang sedang berjalan.
Menurutnya, jika persoalan ini terus dibiarkan tanpa kejelasan, maka tidak menutup kemungkinan akan muncul dugaan penyimpangan anggaran. Oleh karena itu, ia mendorong aparat penegak hukum untuk ikut memantau dan menindaklanjuti jika ditemukan pelanggaran.
Kasus ini kini menjadi perhatian publik, mengingat proyek renovasi sekolah pasca banjir seharusnya dilaksanakan secara transparan demi menjamin kualitas pendidikan dan kepercayaan masyarakat di Aceh Timur. (Biro Aceh Timur/Zainuddin)

Perwakilan Aceh

Mustafa
NIR : 035/RED/DK/2026
Phone +62 812 1554 8142

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA