Detikkasus.co.id, Kota Langsa – Pasar malam di Kota Langsa tampak dipadati pengunjung dengan suasana yang meriah dan penuh hiburan. Berbagai wahana permainan, lampu warna-warni, serta keramaian masyarakat terlihat memenuhi area pasar malam hingga tengah malam hari.
Pantauan media detikkasus.co.id, Perwakilan Aceh, Senin, 1 Juni 2026 malam sekitar pukul 23.00. WIB, Ribuan warga yang datang dari kabupaten Tamiang, Aceh Timur, dan Kota Langsa sendiri memadati kawasan pasar malam di Kota Langsa untuk menikmati berbagai wahana permainan, kuliner, dan hiburan keluarga. Suasana semakin semarak dengan gemerlap lampu warna-warni yang menghiasi area permainan serta antusiasme masyarakat yang datang bersama keluarga dan kerabat.
Keramaian ini menunjukkan tingginya minat warga terhadap hiburan rakyat yang menjadi salah satu pusat aktivitas malam dan tempat berkumpul masyarakat di Kota Langsa.
Warga Kota Langsa dan sekitarnya mengunjungi pasar malam sebagai destinasi hiburan merakyat untuk menikmati wisata kuliner, berburu pakaian dengan harga terjangkau, dan menaiki wahana permainan seperti bianglala raksasa. Keramaian pasar malam sering kali berlokasi di titik strategis seperti Gampong Jawa, menjadikannya pusat rekreasi keluarga yang sangat diminati.
Salah seorang pengunjung yang mengaku bernama, Hermanto warga kecamatan Manyak Payed Aceh Tamiang mengatakan kami sebagai warga dampak positif adanya hiburan keluarga murah, dan menjadi tempat rekreasi favorit karena menawarkan berbagai wahana permainan, serta jajanan dengan harga terjangkau. Dan ini menjadi tempat kumpul keluarga saat hari raya seperti ini, makan bersama, dan berkumpul dengan tetangga, sebutnya
Pemerhati hiburan malam Kota Langsa , Arman mengatakan, Pasar malam ini bisa dianggap membantu pedagang kecil meningkatkan penghasilan dan menghidupkan perekonomian warga sekitar lokasi, cuma kalau sudah ramai begini risiko kemacetan lalu lintas, lahan parkir yang semrawut, dan sampah yang berserakan di area sekitar, sebutnya.
Lanjutnya terkadang muncul kekhawatiran terkait tindak kriminalitas (seperti copet) atau keselamatan anak-anak saat menaiki wahana tertentu.Secara keseluruhan, masyarakat menerima pasar malam sebagai tradisi turun-temurun yang identik dengan keceriaan dan tempat “membeli kebahagiaan” sederhana, asalkan pengelolaannya teratur dan menjaga ketertiban umum, urapnya.
Jika diperhatikan Penyelenggaraan pasar malam di Kota Langsa pada dasarnya tidak melanggar syariat Islam jika beroperasi sesuai dengan ketentuan hukum dan norma setempat.
Pemerintah Kota (Pemko) Langsa secara ketat mengatur dan mengawasi kegiatan keramaian dan perdagangan agar senantiasa berjalan sesuai dengan nilai-nilai syariat, kegiatan pasar malam pukul 00 sudah off semua lampu dan mesin- mesin permainan yang berada dilokasi pasar malam, dan pengunjung beranjak pulang.(AC.035)
Tidak ada komentar