PONTIANAK, Detikkasus co.id – Penanganan kasus dugaan peredaran oli palsu berskala besar yang menyeret nama pengusaha Edi Chow di wilayah hukum Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Polda Kalbar) kini menjadi sorotan tajam publik. Kasus yang semula diharapkan membongkar jaringan mafia pelumas ilegal ini dinilai publik justru “jalan di tempat” tanpa perkembagan yang berarti.
Berdasarkan informasi dan investigasi yang dihimpun di lapangan, lambatnya penanganan kasus ini memicu tanda tanya besar. Terlebih lagi, beredar kabar bahwa tiga gembong besar yang diduga kuat menjadi aktor intelektual sekaligus pemasok utama dalam jaringan ‘oli palsu’ tersebut kini menghilang tanpa jejak.
Dugaan “Jalan di Tempat” dan Menghilangnya Saksi Kunci, Masyarakat dan para pelaku industri otomotif di Pontianak mulai meragukan komitmen penegakan hukum dalam menuntaskan kasus ini. Oli palsu tidak hanya merugikan konsumen secara finansial karena merusak mesin kendaraan, tetapi juga merugikan daerah dari sektor pendapatan dan hak kekayaan intelektual merek-merek pelumas resmi.
“Kami mempertanyakan kenapa kasus sebesar ini terkesan meredup. Edi Chow sudah disebut-sebut, tapi kenapa tiga gembong besar lainnya justru dilaporkan menghilang? Apakah ada pembiaran atau lemahnya pengawasan?” ujar salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya.
Hingga berita ini diturunkan, keberadaan tiga gembong besar yang diduga terlibat dalam pusaran bisnis haram ini masih misterius. Publik mendesak agar Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalbar bertindak lebih agresif dan transparan.
Desakan Publik Terhadap Kapolda Kalbar, Mandeknya kasus Edi Chow ini menjadi ujian berat bagi kredibilitas Polda Kalbar dalam memberantas mafia perdagangan ilegal. Jika tidak ditangani secara serius dan transparan, dikhawatirkan akan muncul mosi tidak percaya dari masyarakat terhadap penegakan hukum di Kalimantan Barat.
Tim Investigasi Detikkasus.co.id akan terus mengawal perkembangan kasus ini, termasuk berupaya melakukan konfirmasi resmi kepada pihak Humas Polda Kalbar dan Ditreskrimsus terkait sejauh mana proses hukum dan pengejaran terhadap para gembong yang menghilang tersebut.
Bagaimana kelanjutan drama pelarian para bos oli palsu ini? Ikuti terus perkembangannya hanya di Detikkasus.co.id.
(Tim Investigasi/Red)
Tidak ada komentar