Peristiwa pembunuhan Maikel Rumaiseb kabupaten deiyai tahun 2026

waktu baca 5 menit
Jumat, 15 Mei 2026 10:34 11 Redaksi Papua

 

Kejadian kabupaten deiyai tanggal 26-01-2026 bupati kabupaten deiyai perintah pemuda miras lalu dua orang korban selamat luka-luka dan dua orang lain korban meninggal. Ada dua orang pemuda bulan juli atau agustus tahun 2025 depo untuk main kayaknya seperti main dana/curi barang korban’ meninggal orang biak kemudian hampir baku pukul dua orang pemuda dengan keluarga korban meninggal orang biak kemudian bupati, dua orang pemuda, pemuda-pemuda yang lain dan beberapa orang tua, pendoa-pendoa ipar sendiri bicara sama-sama lalu hitung 1 kali sudah terjadi tahun 2025 dan mereka tunggu 1 kali lagi ternyata pada tanggal 26 januari 2026 bupati kabupaten deiyai perintah pemuda-pemuda kabupaten deiyai miras untuk pancing masalah tahun 2025. Dua orang korban selamat luka-luka dan dua orang korban meninggal.Orang biak dibunuh oleh berbagai kalangan yang dibunuh mereka simpang dendam masalah tahun 2025. Pak redaksi malam tanggal 28-01-2026 pendoa dan oknum-oknum yang lain bilang saya dari kost koya timur anaknya kakak yang bunuh orang biak itu kemudian saya pulang ke kampung terus saya sampai di kampung saya tanya anaknya kakak lalu anak bilang saya, anak kakak tidak bunuh. Anak kakak tanya saya siapa yang bilang dari jayapura anak kakak bunuh orang biak itu! jawab saya pendoa dan oknum-oknum yang lain keluarga bupati deiyai, keluarga yang lain.
Pak sementara saya tunggu pendoa, oknum-oknum yang lain untuk bilang dari jayapura itu dengan ipar orang biak yang bunuh itu untuk diselesaikan masalah namun pendoa dan oknum-oknum yang lain dengan ipar putar balik kesana kesini. Pak saya tiba di kabupaten deiyai sampai sekarang saya ditunggu pendoa, oknum-oknum yang lain dan keluarga orang biak yang dibunuh itu istri orang deiyai asli sehingga ipar namun mereka tidak datang untuk dapat menyelesaikan masalah itu. Ipar, pendoa dan oknum-oknum yang lain semua kerjasama lalu dibunuh orang biak itu. Pak krobo dosen PG PAUD FKIP UNCEN tanya saya adik kenal pak mote A1 yang bertugas di kabupaten deiyai masa bakti tahun 2011-2016! Saya jawab tidak kenal. Pak krobo bilang lagi pak mote A1 bertugas di kabupaten deiyai masa bakti tahun 2011-2016 teman SMP pak krobo. Pada saat pak krobo bilang saya stevanus pekei juga dengar kuliah diprodi BK atau PKN. Saya pernah bilang pak dekan (wabiser) di ruang senat FKIP. Pada saat saya pulang ke rumah tadi pak krobo bilang pak mote itu, kamu dua bunuh pak mote itu dibilang pakai bahasa daerah saya pak. Selama ini saya pendoa, oknum-oknum yang lain dan keluarga Maikel Rumaseb. Istri Mikael Rumaseb orang deiyai asli maka saya ditunggu semua untuk dapat menyelesaikan masalah itu lalu tulis surat pengantar untuk dapat menyelesaikan masalah dari jayapura itu. Takut bicara di kampung kayaknya seperti masalah di bawah ini:
Bapak/ibu redaksi sedikit orang biak yang ada di provinsi papua tengah sehingga orang provinsi papua tengah asli usirkan ke biak. Orang provinsi papua tengah usirkan dengan alasan:
1.Armarhum yafet pekei teman asisten dosen pak andi krobo. Armarhum yafet pekei di tuduh dosen BK FKIP UNCEN pak andi krobo kebawah dan saya di bunuh. Dosen orang biak yang saya selalu bilang keluarga armarhum yafet pekei l, pendoa dan oknum-oknum yang lain yakni: Toni Manufandu, piet jacobus msen, festus simbiak dan andi krobo. Bapak/ibu anak armarhum yafet pekei marci pekei alumni BK juga tahu namun saya selalu bilang pendoa dan oknum-oknum yang lain.
2. Pak andi krobo bilang ke saya pak mote A1 yang bertugas di kabupaten deiyai masa bakti tahun 2011-2016 kenalkah tidak kenal? Saya Jawa tidak kenal. Pak andi krobo bilang ke saya pak mote A1 yang bertugas di kabupaten deiyai teman SMP depan stevanus pekei kuliah PKN atau BK lalu pada saat saya pulang ke rumah direkam atau berteriak pakai bahasa daerah saya tadi pak andi krobo bilang ke saya bunuh A1 pak mote yang bertugas di kabupaten deiyai masa bakti tahun 2011-2016 itu, alumni BK, alumni Uncen, pendoa dan oknum-oknum yang lain semua.
3.Orang yang beli dan jual dll ijazah UNCEN, kurangi umur 35 tahun lebih dalam ijazah UNCEN. Saya dengan dosen armarhum piet j msen diskusi prodi BK saya tanya pak armarhum piet j msen bagaimana pak kedepan orang yang beli dan jual dll ijazah UNCEN, kurangi umur 35 tahun lebih dalam ijazah UNCEN? Jawab armarhum piet jacobus msen kedepan dosen UNCEN akan periksa seluruh papua di bilang begitu bapak/ibu. Bapak/ibu alumni BK FKIP UNCEN dan alumni UNCEN, ada beberapa alumni kampus swasta, pendoa dan oknum-oknum yang lain, Kel armarhum yafet pekei tuduh armarhum yafet pekei teman asisten dosen pak andi krobo bunuh dosen BK FKIP UNCEN andi krobo kebawah dan saya, mereka bilang pakai bahasa daerah saya. Kita selesaikan masalah jayapura di sini. Pendoa oknum-oknum yang lain takut tidak biasa datang ke kampus FKIP UNCEN untuk bilang pak andi krobo dan dosen bk lain.

Pak natalis adii tugas belajar PGSD wisuda periode kedua tahun 2011 bilang saya giyai yang tinggal dibelakang anjungan paniai ekspo biasa jual ijazah tahun 2010. Keluarga natalis adii dan dokter januariue Mote keluarga armarhum yafet pekei barang tidak baik masukkan ke dalam susu putih dan barang tidak baik taruh di depan pintu masuk rumah. Mereka cari terus masalah. A1 pak Mote yang bertugas kabupaten deiyai masa bakti tahun 2011-2015. Kel armarhum yafet pekei.Pak Natalis Adii penelitian di SD YPPK WAKEITEI DI KABUPATEN DEIYAI TAHUN 2010 SEHINGGA DATA SEKUNDER ADA FOTO KEPALA SEKOLAH DAN PAK NATALIS ADII MAKA KEPALA SEKOLAH SD YPPK WAKEITEI ATAS NAMA YUSTINUS PEKEI MENINGGAL 2017-2018 LALU PAK NATALIS ADII TUDUH DOSEN PGSD DENGAN SAYA YANG BUNUH DARI JAYAPURA TAHUN 2018 ATAU 2019 DI KOST TANAH HITAM. PAK NATALIS ADII BILANG BERTERIAK PAKAI BAHASA DAERAH SUKU MEEPAGO/ MEE/SAYA. PAK NATALIS ADII MANTAN GURU SD YPPK WAKEITEI DI KABUPATEN DEIYAI.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA