Detikkasusu.co.id, Gunungsitoli — Kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh tokoh masyarakat Nias, Yusman Dawolo atau yang akrab disapa Bang YD. Bersama Gerakan Peduli Kota Gunungsitoli, ia kembali berbagi kasih kepada keluarga kurang mampu di Kota Gunungsitoli pada Kamis (14/5/2026).

Kegiatan sosial tersebut kembali menjadi perhatian dan perbincangan hangat di tengah masyarakat. Banyak warga menilai kepedulian Bang YD bukan sekadar pencitraan ataupun kepentingan politik sesaat. Pasalnya, kegiatan kemanusiaan itu dilakukan di tengah tidak adanya agenda politik maupun pemilihan umum dalam waktu dekat.
Kehadiran Bang YD di tengah masyarakat justru dianggap sebagai bentuk ketulusan hati untuk membantu rakyat kecil yang sedang menghadapi kesulitan hidup.
Bang YD sendiri dikenal luas sebagai salah satu tokoh masyarakat Kepulauan Nias yang kini menetap di Jakarta. Meski berada jauh dari kampung halaman, kepeduliannya terhadap masyarakat Kota Gunungsitoli terus nyata dirasakan.
Selama ini, Bang YD aktif membantu masyarakat melalui berbagai aksi sosial, mulai dari pemberian beras, bantuan biaya pendidikan, obat-obatan, modal usaha kecil, bantuan bagi korban kebakaran, hingga kebutuhan sehari-hari lainnya bagi warga yang membutuhkan.
Bersama Gerakan Peduli Kota Gunungsitoli, Bang YD terus hadir di tengah rakyat, terutama saat masyarakat sedang mengalami tekanan ekonomi dan kesulitan hidup.
Kegiatan pembagian sembako tersebut dipimpin langsung oleh Dewan Pakar Gerakan Peduli Kota Gunungsitoli, Ir. Armin Telaumbanua, Ketua DPD Andi Mukhtar Telaumbanua, Sekretaris DPD Famos Farefa, ST, Bendahara Yustina Halawa, serta jajaran pengurus lainnya.
Bantuan diberikan kepada masyarakat yang sebelumnya telah didata dan disurvei secara langsung agar tepat sasaran.
Suasana haru menyelimuti proses penyerahan bantuan. Para keluarga penerima bantuan tampak tak mampu menahan rasa syukur dan haru atas perhatian yang diberikan.
Salah satu penerima bantuan, Pak Jarot, menyampaikan ucapan terima kasihnya dengan mata berkaca-kaca di hadapan para relawan dan warga yang hadir.
Kesaksian tulus dari Pak Jarot tersebut membuat suasana semakin emosional. Banyak pengurus dan relawan Gerakan Peduli Kota Gunungsitoli tampak terharu mendengar ungkapan hati masyarakat yang merasakan langsung kepedulian tersebut.
Dalam testimoninya, Pak Jarot juga menyampaikan bahwa, “banyak orang yang mengaku tokoh masyarakat namun tidak peduli dan tidak benar-benar hadir membantu rakyat kecil seperti yang dilakukan Bang YD.” Tambahnya
Bagi para relawan Gerakan Peduli Kota Gunungsitoli, kegiatan berbagi bukan sekadar aktivitas sosial, melainkan panggilan kemanusiaan dan bentuk nyata kepedulian terhadap sesama.
Tidak ada komentar