Detikkasus.co.id, SERANG – Pemerintah Kabupaten Serang memastikan kesiapan 87 Juru Sembelih Halal untuk memotong 1.000 ekor domba qurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026. Daging qurban tersebut akan dibagikan kepada 22.500 penerima manfaat di 29 kecamatan se-Kabupaten Serang.
Hal ini disampaikan Asisten Daerah I Bidang Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Serang, Syamsuddin, usai Rapat Finalisasi Persiapan Pemotongan Hewan Qurban 1.000 Domba Serentak di Aula Tb. Suwandi Setda Kabupaten Serang, Selasa [26/5/2026].
“Tadi sudah rapat koordinasi terakhir dengan kecamatan dan OPD. Sekaligus saling mengetahui pasangan kecamatan dengan OPD mana. Sudah disampaikan juga apa yang menjadi tanggung jawab kecamatan dan apa yang menjadi tanggung jawab OPD,” ujar Syamsuddin kepada wartawan.
Ia menjelaskan, pada hari H tidak akan ada lagi kebingungan di lapangan karena seluruh kebutuhan sudah dibagikan ke masing-masing OPD dan kecamatan.
“Kecamatan harus menyiapkan tambang, kampak, troli untuk membawa tali. Sementara OPD wajib menyiapkan plastik besar merah dan timbangan. Pokoknya semua sudah diselesaikan dengan baik,” katanya.
Dari 1.000 ekor domba, setiap kecamatan akan mendapatkan jatah 34 ekor. Untuk pelaksanaan penyembelihan, setiap kecamatan mengirimkan tiga orang Juleha. Masing-masing Juleha bertugas menyembelih 11 ekor domba.
“Pembagiannya jelas. Setiap orang mendapatkan satu kilogram daging murni, ditambah jeroan dan tulang,” jelas Syamsuddin.
Pelaksanaan pemotongan qurban akan dipusatkan di Pondok Pesantren Bai Mahdi Soleh Ma’mun, Desa Sindangheula, Kecamatan Pabuaran. Setiap kecamatan dan OPD mengirimkan perwakilan, dengan penekanan agar petugas timbang lebih banyak melibatkan perempuan.
“Daging yang sudah dipotong akan di-drop ke kecamatan, lalu diteruskan ke masyarakat penerima manfaat,” paparnya.
Syamsuddin menegaskan para panitia tidak akan mendapat jatah daging qurban karena program ini khusus untuk warga miskin kategori desil 1. Namun Sekretaris Daerah Kabupaten Serang, Zaldi Dhuhana, memberikan solusi agar panitia tetap mendapat daging dari hasil pengumpulan setiap OPD.
“Mungkin Pak Sekda nanti mengarahkan supaya panitia dapat dagingnya dari situ,” tutupnya.
Laporan: Sandy Purwanto
Tidak ada komentar