Hewan Kurban di Sukabumi Mulai Diperiksa, Disnak Turunkan Tim Gabungan Memastikan Hewan dalam kondisi baik

waktu baca 2 menit
Kamis, 21 Mei 2026 05:12 13 Biro Kab Sukabumi

Detikkasus.co.id|Sukabuni,– Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Sukabumi mulai memperketat pengawasan kesehatan dan lalu lintas hewan kurban. Langkah tersebut dilakukan guna memastikan hewan kurban yang beredar di masyarakat dalam kondisi sehat, layak konsumsi, serta memenuhi .

Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi, drh. Asep Kurnadi, mengatakan pihaknya telah menerjunkan tim gabungan untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh di berbagai titik penjualan dan penampungan hewan kurban.

Tim tersebut terdiri dari 13 dokter hewan, 4 paramedik veteriner, serta 15 petugas teknis dari Puskeswan Wilayah I hingga VII. Mereka akan melakukan pengawasan di pasar hewan, lapak penjualan, hingga lokasi penampungan guna memastikan hewan yang dijual bebas dari penyakit dan aman untuk dikurbankan.

Disnak juga menerapkan dua tahapan pemeriksaan, yakni ante mortem (pemeriksaan sebelum penyembelihan) dan post mortem (pemeriksaan setelah penyembelihan). Pemeriksaan tidak hanya dilakukan di Rumah Potong Hewan (RPH), tetapi juga di sejumlah masjid saat pelaksanaan pemotongan hewan kurban.

Dari sisi ketersediaan, stok hewan kurban di Kabupaten Sukabumi dinyatakan mencukupi. Data sementara mencatat populasi hewan kurban mencapai sekitar 11.900 ekor, terdiri dari 10.000 domba, 250 kambing, 1.500 sapi, dan 150 kerbau.

Masyarakat pun diimbau lebih teliti saat membeli hewan kurban dengan memastikan hewan memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) yang diterbitkan dokter hewan berwenang, sebagai jaminan kesehatan dan kelayakan hewan sebelum disembelih.

(Sandra Wijaya)

Kabiro kabupaten Sukabumi

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA